Beranda/Artikel/Paru dan Pernapasan

Paru dan Pernapasan

Menampilkan 24 dari 33 artikel

Batuk

Batuk

Pahami penyebab batuk, perawatan sederhana, keterbatasan antibiotik dan obat batuk, serta tanda bahaya pada anak dan dewasa.

Baca panduan →
Paru & Pernapasan

Batuk Darah

Batuk darah perlu dinilai. Kenali kemungkinan penyebab termasuk infeksi dan TB, pemeriksaan yang dilakukan, serta kapan harus ke IGD.

Baca panduan →
Paru & Pernapasan

Batuk Kronis

Batuk lebih dari delapan minggu pada dewasa perlu dicari penyebabnya. Pelajari pemicu umum, pemeriksaan, dan tanda bahaya.

Baca panduan →
Infeksi Pernapasan

Batuk Rejan (Pertusis)

Kenali pertusis, batuk hebat yang berlangsung lama, risiko pada bayi, waktu terbaik pemberian antibiotik, dan pencegahan dengan imunisasi.

Baca panduan →
Paru & Pernapasan

Asma

Pahami peradangan saluran napas, pemicu, spirometri, inhaler pelega dan pengontrol, teknik penggunaan, serta tanda serangan berat.

Baca panduan →
Paru-paru

Asbestosis

Kenali sesak dan batuk yang muncul puluhan tahun setelah paparan asbes, pemeriksaan CT dan fungsi paru, rehabilitasi, serta pencegahan paparan.

Baca panduan →
Paru-paru

Aspergilosis

Pahami berbagai penyakit akibat jamur Aspergillus, kelompok berisiko, gejala batuk darah dan demam, tes pencitraan atau laboratorium, serta antijamur.

Baca panduan →
Paru dan Pernapasan

Atelektasis

Pahami kolaps sebagian paru setelah operasi atau sumbatan lendir, gejala, pemeriksaan rontgen, latihan napas, bronkoskopi, dan tanda darurat.

Baca panduan →
Paru dan Pernapasan

Bronkiektasis

Kenali saluran napas melebar permanen, pemeriksaan CT dan dahak, teknik pembersihan lendir, antibiotik terarah, vaksin, dan tanda batuk darah darurat.

Baca panduan →
Paru dan Pernapasan

Bronkitis Akut dan Kronis

Bedakan bronkitis akut akibat virus dari bronkitis kronis terkait COPD, pahami lama batuk, perawatan, alasan antibiotik jarang membantu, dan tanda pneumonia.

Baca panduan →
Paru dan Genetik

Cystic Fibrosis

Pahami penyakit genetik CFTR yang memengaruhi paru dan pencernaan, skrining bayi, tes keringat dan genetik, airway clearance, enzim pankreas, modulator, serta infeksi silang.

Baca panduan →
Paru dan Pernapasan

Fibrosis Paru

Pahami jaringan parut paru, penyebab obat, pekerjaan, autoimun atau idiopatik, batuk kering dan sesak, pemeriksaan HRCT serta fungsi paru, antifibrotik, oksigen, dan transplantasi.

Baca panduan →
Infeksi Pernapasan

Influenza (Flu)

Bedakan flu dari pilek, kenali demam, nyeri badan dan batuk mendadak, siapa berisiko komplikasi, kapan antiviral perlu dimulai, vaksin tahunan, dan tanda pneumonia.

Baca panduan →
Paru dan Pernapasan

Pneumonia (Infeksi Paru-paru)

Kenali pneumonia akibat bakteri, virus atau jamur, batuk, demam, sesak dan napas cepat, pemeriksaan oksigen serta rontgen, antibiotik yang tepat, rawat inap, vaksin, dan tanda darurat.

Baca panduan →
Infeksi Pernapasan

Infeksi Saluran Pernapasan

Pahami infeksi saluran napas atas dan bawah akibat virus atau bakteri, perawatan gejala, kapan tes, antivirus atau antibiotik diperlukan, pencegahan penularan, serta tanda pneumonia dan sesak darurat.

Baca panduan →
Infeksi Pernapasan

Infeksi Mycoplasma pneumoniae

Pahami Mycoplasma pneumoniae sebagai bakteri penyebab chest cold dan walking pneumonia, masa inkubasi satu hingga empat minggu, batuk perlahan memburuk, demam, sakit kepala, lelah dan sesak, gejala anak kecil, penularan droplet dalam kontak dekat, diagnosis klinis, rontgen dan PCR, mengapa beta-laktam tidak bekerja, antibiotik sesuai dokter, resistansi, komplikasi kulit-saraf-darah, dan pencegahan.

Baca panduan →
Infeksi Pernapasan dan Perjalanan

Middle East Respiratory Syndrome (MERS)

Pahami MERS sebagai infeksi coronavirus zoonotik terutama terkait Semenanjung Arab dan unta dromedaris, gejala dua hingga 14 hari berupa demam, batuk, sesak, pneumonia dan kadang diare, risiko berat pada usia lanjut, diabetes, ginjal, paru, jantung, kanker dan imunitas lemah, penularan terbatas antarmanusia terutama rumah dan fasilitas kesehatan, pentingnya menelepon sebelum datang bila ada paparan, tes molekuler, isolasi, perawatan suportif, belum adanya vaksin atau terapi spesifik berlisensi, serta pencegahan produk unta mentah.

Baca panduan →
Gejala Pernapasan

Mengi (Wheezing)

Pahami mengi sebagai bunyi siulan akibat saluran napas menyempit, penyebab asma, bronchiolitis, infeksi, COPD, alergi berat, benda asing, reflux, gagal jantung atau pita suara, perbedaan stridor, pentingnya onset pertama dan pola satu sisi, pemeriksaan saturasi, paru, spirometry dan rontgen sesuai kebutuhan, penggunaan inhaler pelega sesuai action plan bukan antibiotik otomatis, serta napas berat, bibir biru, tidak bisa bicara dan anaphylaxis yang darurat.

Baca panduan →
Tidur dan Pernapasan

Mendengkur

Pahami mendengkur sebagai getaran jaringan jalan napas atas, faktor posisi, hidung tersumbat, tonsil, alkohol, obat sedatif, berat dan anatomi, tanda obstructive sleep apnea seperti henti napas, megap-megap, sakit kepala pagi, mengantuk dan hipertensi, gejala anak berupa hiperaktif, mengompol dan sekolah terganggu, diagnosis home sleep apnea test atau polysomnography, terapi posisi, berat sehat, CPAP, oral appliance dan operasi sesuai penyebab, serta risiko mengemudi mengantuk.

Baca panduan →
Cedera Dada dan Pernapasan

Patah Tulang Rusuk

Pahami patah atau memar rusuk setelah benturan, jatuh, kompresi atau batuk berat, gejala nyeri saat bernapas, batuk dan bergerak, mengapa X-ray dapat melewatkan fraktur dan imaging lebih berguna mencari pneumothorax, hemothorax, kontusio paru, liver atau limpa, faktor usia, osteoporosis dan anticoagulant, perawatan uncomplicated dengan analgesia multimodal, tetap bergerak, napas dalam dan batuk dengan penyangga bantal, larangan membalut dada ketat, kapan nerve block atau rawat inap diperlukan, flail chest dan multiple fractures pada lansia, penyembuhan 4–8 minggu serta pencegahan pneumonia, dan sesak, batuk darah atau nyeri perut yang darurat.

Baca panduan →
Paru-paru dan Menelan

Pneumonia Aspirasi

Pahami aspirasi makanan, air liur atau isi lambung ke paru; beda pneumonia aspirasi bakteri, pneumonitis kimia dan sumbatan jalan napas; faktor stroke, demensia, sedasi dan gangguan menelan; batuk, demam, sesak serta aspirasi diam; rontgen, evaluasi menelan dan kultur terpilih; antibiotik hanya untuk infeksi, dukungan napas, oral care dan pencegahan; keterbatasan selang makan; serta tersedak dan kekurangan oksigen yang darurat.

Baca panduan →