Mengapa bronkiektasis cenderung terus memburuk sendiri
Bronkiektasis berkembang lewat lingkaran setan yang dikenal sebagai hipotesis Cole: kerusakan awal (infeksi berat, gangguan imun, atau kelainan silia bawaan) mengganggu kemampuan saluran napas membersihkan lendir, sehingga lendir menumpuk dan menjadi tempat berkembang biak bakteri. Infeksi bakteri yang menetap ini memicu sel imun (terutama neutrofil) melepaskan enzim perusak jaringan (elastase, matrix metalloproteinase) yang justru merusak struktur elastis dinding saluran napas, menyebabkannya melebar secara permanen — perubahan struktural inilah yang disebut bronkiektasis.
Saluran napas yang sudah melebar dan rusak strukturnya menjadi semakin buruk dalam membersihkan lendir dibanding sebelumnya, sehingga lendir menumpuk lebih banyak lagi, memicu infeksi berulang, dan kerusakan terus bertambah — sebuah lingkaran yang terus memperkuat dirinya sendiri (kini disebut "vortex setan" karena keempat faktor: gangguan pembersihan lendir, penumpukan lendir, infeksi kronis, dan kerusakan struktural saling memperburuk satu sama lain). Inilah mengapa terapi bronkiektasis berfokus pada memutus lingkaran ini di berbagai titik sekaligus — teknik pembersihan jalan napas rutin untuk mengatasi penumpukan lendir, dan antibiotik terarah untuk mengatasi infeksi — karena membiarkan satu bagian lingkaran tetap aktif akan terus memicu bagian lainnya.
Gejala dan penyebab
Batuk menetap dengan banyak dahak, infeksi dada berulang, sesak, mengi, lelah, nyeri dada, atau batuk darah dapat terjadi. Penyebab mencakup infeksi berat termasuk TB, gangguan imunitas, aspirasi, penyakit autoimun, allergic bronchopulmonary aspergillosis, primary ciliary dyskinesia, dan kadang tidak ditemukan.
Diagnosis
CT resolusi tinggi mengonfirmasi pelebaran bronkus. Dahak diperiksa untuk bakteri, mikobakteri dan kadang jamur; spirometri menilai fungsi paru. Pemeriksaan penyebab penting karena terapi berbeda dan antibiotik tertentu berbahaya bila infeksi mikobakteri belum dikenali.
Perawatan harian
Fisioterapis mengajarkan teknik airway clearance yang dilakukan teratur, ditambah aktivitas fisik, hidrasi sesuai kondisi, rehabilitasi paru, berhenti merokok, serta vaksin yang dianjurkan. Nebulisasi saline atau obat inhalasi hanya untuk pasien terpilih setelah penilaian.
Eksaserbasi
Dahak bertambah atau berubah, batuk dan sesak memburuk, demam, atau nyeri dapat menandai infeksi. Berikan sampel dahak dan ikuti rencana antibiotik berdasarkan kultur; jangan menggunakan sisa obat. Antibiotik jangka panjang memerlukan spesialis dan pemantauan resistensi, irama jantung, pendengaran, atau ginjal sesuai obat.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, ScienceDirect — pathogenesis of bronchiectasis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



