Gejala dan risiko berat
Gejala biasanya muncul 5–6 hari setelah paparan, dengan rentang 2–14 hari: demam, batuk, sesak, dan sering pneumonia; diare, mual, atau muntah juga dapat terjadi. Infeksi dapat ringan atau tanpa gejala, tetapi gagal napas dan ginjal mungkin. Risiko berat lebih tinggi pada lansia, diabetes, penyakit ginjal, paru, jantung, kanker, dan imunitas lemah.
Paparan yang relevan
Risiko meningkat setelah kontak langsung dengan unta, produk atau sekret mentah, fasilitas kesehatan di wilayah terdampak, orang sakit setelah perjalanan, atau kasus terkonfirmasi. Penularan berkelanjutan di komunitas belum terbukti; wabah besar terutama terjadi di rumah sakit. Berada di bandara saja tidak otomatis berarti paparan.
Hubungi sebelum datang
Bila demam, batuk, atau sesak dalam 14 hari setelah paparan relevan, pakai masker, hindari kontak, dan telepon fasilitas kesehatan atau dinas kesehatan sebelum berkunjung agar isolasi serta testing terkoordinasi. Diagnosis memerlukan molecular test dari spesimen napas; tes mandiri COVID tidak mendeteksi MERS.
Pencegahan dan terapi
Belum ada vaksin atau antiviral spesifik berlisensi; perawatan mendukung napas, cairan, organ, dan komplikasi. Cuci tangan sebelum-sesudah menyentuh unta, hindari unta sakit, susu unta mentah, urine unta, serta daging kurang matang. Orang berisiko berat sebaiknya menghindari kontak unta. Fasilitas kesehatan memakai kewaspadaan standar, kontak, dan airborne.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada World Health Organization — MERS-CoV, CDC — about MERS. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



