Mengapa saluran napas asma begitu mudah bereaksi berlebihan
Asma melibatkan tiga proses yang saling terkait: peradangan kronis saluran napas yang dipicu oleh sel imun dan zat radang (terutama IL-4, IL-5, dan IL-13) yang membuat lapisan saluran napas terus-menerus meradang dan bengkak; hiperresponsivitas jalan napas, kondisi ketika otot polos di sekitar saluran napas menjadi terlalu mudah menyempit bahkan terhadap rangsangan ringan yang tidak akan mengganggu orang tanpa asma; dan bronkokonstriksi, penyempitan otot itu sendiri yang secara langsung menghalangi aliran udara dan menimbulkan sesak serta mengi.
Bila peradangan ini dibiarkan aktif bertahun-tahun tanpa terkendali, saluran napas dapat mengalami perubahan struktural permanen (remodeling) — dinding saluran napas menebal, otot polos membesar, dan pembuluh darah bertambah banyak, membuat penyempitan menjadi lebih sulit dibalikkan bahkan dengan obat pelega. Inilah mengapa obat kortikosteroid inhalasi (pengontrol) yang menekan peradangan mendasar jauh lebih penting untuk pemakaian jangka panjang dibanding obat pelega yang hanya mengatasi penyempitan otot sesaat — mengandalkan pelega saja membiarkan peradangan terus merusak struktur saluran napas secara diam-diam.
Gejala dan pemicu
Gejala dapat memburuk malam atau dini hari, saat olahraga, infeksi, udara dingin, asap, polusi, debu, tungau, serbuk sari, hewan, atau paparan kerja. Tidak semua mengi adalah asma.
Diagnosis
Dokter menilai pola gejala dan dapat melakukan spirometri dengan tes respons bronkodilator, peak flow berulang, atau tes lain. Pada anak kecil, diagnosis sering berdasarkan pola dan respons terhadap terapi karena tes napas sulit dilakukan.
Inhaler pengontrol dan pelega
Kortikosteroid inhalasi mengurangi peradangan dan risiko serangan. Obat pelega membuka saluran napas sesuai rencana, tetapi kebutuhan yang sering menandakan kontrol buruk. Teknik inhaler dan spacer perlu diperiksa secara berkala.
Rencana tindakan tertulis
Rencana asma menjelaskan obat harian, tanda memburuk, langkah saat serangan, dan kapan mencari bantuan. Hindari rokok dan vape, kelola pemicu yang terbukti, serta jangan menghentikan pengontrol karena merasa membaik tanpa arahan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC: Living with asthma, CDC: Emergency, Nature — mechanisms and therapeutic strategies of asthma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



