Beranda/Paru dan Pernapasan/Bronkitis Akut dan Kronis

Paru dan Pernapasan

Bronkitis Akut dan Kronis

Bronkitis berarti peradangan bronkus. Bronkitis akut atau chest cold biasanya akibat virus dan batuknya berlangsung kurang dari sekitar tiga minggu. Bronkitis kronis adalah batuk berdahak menetap dalam spektrum COPD dan membutuhkan penilaian berbeda.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Bronkitis Akut dan Kronis

Mengapa antibiotik jarang membantu, dan mengapa bronkitis kronis berbeda total

Sekitar 90% bronkitis akut disebabkan virus yang secara langsung merusak sel-sel bersilia yang melapisi bronkus, menyebabkan pembengkakan dan produksi lendir berlebih sekaligus melumpuhkan silia yang seharusnya menyapu lendir keluar. Karena penyebabnya virus, bukan bakteri, antibiotik tidak memiliki target untuk diserang — inilah mengapa penelitian konsisten menunjukkan antibiotik tidak mempercepat kesembuhan bronkitis akut tanpa komplikasi, hanya menambah risiko efek samping dan resistensi tanpa manfaat nyata.

Bronkitis kronis bermula dari mekanisme yang sama sekali berbeda: paparan berulang zat pengiritasi seperti asap rokok selama bertahun-tahun memicu kelenjar penghasil lendir di dinding bronkus membesar dan berlipat ganda jumlahnya (hiperplasia), sehingga memproduksi lendir jauh lebih banyak dari normal secara permanen, bukan sekadar respons sementara terhadap infeksi. Karena perubahan struktural kelenjar ini bersifat menetap, bronkitis kronis (didefinisikan sebagai batuk berdahak minimal tiga bulan dalam dua tahun berturut-turut) tidak sembuh sendiri seperti bronkitis akut, dan penanganannya berfokus pada menghentikan paparan pemicu serta mengelola penyempitan saluran napas jangka panjang, bukan menunggu infeksi virus mereda.

Bronkitis akut

Batuk dengan atau tanpa dahak, dada tidak nyaman, lelah, sakit tenggorokan, dan pegal ringan sering mengikuti infeksi saluran napas. Dahak kuning atau hijau tidak membuktikan bakteri. Pertusis, influenza, COVID-19, asma, dan pneumonia dapat menyerupai.

Waspadai pneumonia dan kegagalan napasKe IGD bila sesak berat, bibir kebiruan, kebingungan, pingsan, nyeri dada menekan, batuk darah banyak, atau saturasi rendah. Bayi di bawah tiga bulan dengan demam 38°C atau lebih perlu pemeriksaan segera.

Perawatan

Istirahat, cairan, madu untuk usia di atas satu tahun, dan analgesik yang aman dapat membantu. Antibiotik tidak dianjurkan untuk bronkitis akut tanpa komplikasi karena biasanya tidak mempercepat sembuh dan dapat menyebabkan efek samping serta resistensi. Obat batuk memiliki manfaat terbatas dan perlu disesuaikan usia.

Kapan diperiksa

Pemeriksaan ditujukan menyingkirkan pneumonia atau penyebab lain bila demam tinggi, napas cepat, saturasi rendah, temuan paru fokal, usia lanjut, kehamilan, penyakit jantung-paru, atau imunitas lemah. Batuk lebih dari tiga minggu, berulang, atau disertai berat turun perlu evaluasi termasuk TB di wilayah berisiko.

Bronkitis kronis

Batuk berdahak setidaknya tiga bulan dalam dua tahun berturut-turut adalah definisi klasik setelah penyebab lain disingkirkan. Merokok dan paparan polusi kerja penting; spirometri menilai COPD. Berhenti merokok, inhaler, vaksin, rehabilitasi paru, dan rencana eksaserbasi disesuaikan dokter.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, CDC — penggunaan antibiotik, StatPearls — Chronic Bronchitis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.