Evaluasi komplikasi
Nyeri terlokalisasi bertambah saat tarik napas, batuk, tertawa atau memutar badan umum. Dokter menilai napas, saturasi, dinding dada dan perut. X-ray tidak selalu melihat retak; CT atau ultrasound dipakai bila mekanisme berat atau komplikasi dicurigai. Rusuk bawah dapat menyertai cedera liver, spleen atau ginjal.
Kontrol nyeri agar dapat bernapas
Gunakan paracetamol dan/atau NSAID hanya bila aman terhadap liver, ginjal, lambung, jantung, kehamilan dan anticoagulant. Kasus berat dapat membutuhkan opioid singkat atau regional nerve block dengan pemantauan. Kompres dingin berlapis, posisi tidur lebih tegak dan memeluk bantal saat batuk membantu. Jangan membalut dada ketat.
Jaga paru tetap mengembang
Bangun dan berjalan ringan, bernapas normal, ambil beberapa napas dalam teratur dan batuk bila perlu untuk membersihkan lendir. Incentive spirometer digunakan bila diberikan. Jangan menahan batuk terus atau berbaring tanpa bergerak. Hindari olahraga kontak, angkat berat dan aktivitas yang jelas menambah nyeri sampai fungsi pulih.
Pemulihan dan risiko khusus
Kebanyakan membaik dalam 4–8 minggu, tetapi multiple fractures, flail segment, lansia, penyakit paru dan anticoagulant memerlukan observasi lebih dekat. Nyeri yang memburuk setelah sempat membaik dapat menandakan infeksi atau delayed bleeding. Patah setelah batuk ringan perlu menilai osteoporosis, kanker atau penyakit tulang.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — broken or bruised ribs. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



