Beranda/Paru dan Pernapasan/ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome)

Paru-paru

ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome)

ARDS adalah kerusakan paru akut berat yang membuat cairan masuk ke kantung udara sehingga oksigen sulit mencapai darah. Kondisi ini biasanya muncul pada orang yang sedang sakit berat atau mengalami cedera besar dan selalu membutuhkan perawatan rumah sakit.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20263 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome)

Mengapa paru-paru dibanjiri cairan dari dalam

Kantung udara paru (alveolus) dikelilingi pembuluh kapiler yang dipisahkan oleh sawar tipis agar oksigen bisa berpindah ke darah dengan efisien. Pada ARDS, peradangan luas akibat sepsis, pneumonia berat, atau cedera besar memicu sel neutrofil dan makrofag menyerbu dan merusak sawar ini secara langsung, membuatnya bocor sehingga cairan kaya protein merembes dari pembuluh darah ke dalam kantung udara — persis seperti luka bakar pada kulit yang membuat cairan keluar dari pembuluh darah ke jaringan sekitarnya, tetapi ini terjadi di paru-paru.

Cairan yang membanjiri alveolus ini juga merusak surfaktan, zat licin yang seharusnya menjaga kantung udara tetap mengembang; tanpa surfaktan yang berfungsi, alveolus mengempis dan kolaps sehingga area yang tersedia untuk pertukaran oksigen semakin menyempit. Kerusakan ini berkembang dalam tiga tahap: pertama fase eksudatif dengan kebocoran cairan akut dan pembentukan lapisan protein (membran hialin) yang menghalangi pertukaran gas, lalu fase proliferatif ketika tubuh mencoba memperbaiki jaringan, dan pada kasus berkepanjangan fase fibrosis ketika jaringan parut permanen terbentuk — menjelaskan mengapa ventilator saja tidak dapat menyembuhkan ARDS, hanya menopang pernapasan sementara tubuh berjuang memperbaiki kerusakan pada sawar alveolus-kapiler yang sudah terjadi.

Pemicu

Sepsis, pneumonia virus atau bakteri, aspirasi isi lambung, trauma berat, pankreatitis, transfusi tertentu, serta menghirup asap atau bahan kimia dapat memicu peradangan luas. ARDS bukan satu jenis infeksi dan tidak sama dengan gagal jantung, walaupun gejalanya dapat mirip.

Sesak cepat memburuk adalah keadaan daruratHubungi 119 atau ke IGD bila sulit bernapas, napas sangat cepat, bibir kebiruan, bingung, mengantuk, atau saturasi rendah sesuai ambang yang diberikan tenaga kesehatan. Jangan menunggu untuk mencoba terapi rumahan.

Gejala dan diagnosis

Sesak berat yang berkembang cepat, napas cepat, kadar oksigen rendah, kebiruan, kebingungan, dan suara napas abnormal dapat terjadi. Diagnosis memakai riwayat pemicu, oksimetri atau gas darah, foto atau CT dada, serta penilaian untuk memastikan cairan paru tidak terutama berasal dari masalah jantung.

Perawatan intensif

Oksigen adalah terapi utama; sebagian pasien memerlukan high-flow oxygen, ventilasi noninvasif, atau ventilator dengan strategi pelindung paru. Posisi tengkurap, pengaturan cairan, nutrisi, pencegahan bekuan, dan pada kasus sangat berat ECMO dapat digunakan. Antibiotik hanya mengobati infeksi bakteri penyebab, bukan ARDS itu sendiri.

Setelah ICU

Pemulihan dapat berlangsung berbulan-bulan dan melibatkan lemah otot, sesak, gangguan tidur, memori, kecemasan, depresi, atau PTSD. Rehabilitasi paru atau fisik, nutrisi, vaksinasi, berhenti merokok, dan tindak lanjut membantu fungsi kembali secara bertahap.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHLBI, NHLBI — pengobatan ARDS, PMC — ARDS from mechanism to translation. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.