Mengapa paru-paru dibanjiri cairan dari dalam
Kantung udara paru (alveolus) dikelilingi pembuluh kapiler yang dipisahkan oleh sawar tipis agar oksigen bisa berpindah ke darah dengan efisien. Pada ARDS, peradangan luas akibat sepsis, pneumonia berat, atau cedera besar memicu sel neutrofil dan makrofag menyerbu dan merusak sawar ini secara langsung, membuatnya bocor sehingga cairan kaya protein merembes dari pembuluh darah ke dalam kantung udara — persis seperti luka bakar pada kulit yang membuat cairan keluar dari pembuluh darah ke jaringan sekitarnya, tetapi ini terjadi di paru-paru.
Cairan yang membanjiri alveolus ini juga merusak surfaktan, zat licin yang seharusnya menjaga kantung udara tetap mengembang; tanpa surfaktan yang berfungsi, alveolus mengempis dan kolaps sehingga area yang tersedia untuk pertukaran oksigen semakin menyempit. Kerusakan ini berkembang dalam tiga tahap: pertama fase eksudatif dengan kebocoran cairan akut dan pembentukan lapisan protein (membran hialin) yang menghalangi pertukaran gas, lalu fase proliferatif ketika tubuh mencoba memperbaiki jaringan, dan pada kasus berkepanjangan fase fibrosis ketika jaringan parut permanen terbentuk — menjelaskan mengapa ventilator saja tidak dapat menyembuhkan ARDS, hanya menopang pernapasan sementara tubuh berjuang memperbaiki kerusakan pada sawar alveolus-kapiler yang sudah terjadi.
Pemicu
Sepsis, pneumonia virus atau bakteri, aspirasi isi lambung, trauma berat, pankreatitis, transfusi tertentu, serta menghirup asap atau bahan kimia dapat memicu peradangan luas. ARDS bukan satu jenis infeksi dan tidak sama dengan gagal jantung, walaupun gejalanya dapat mirip.
Gejala dan diagnosis
Sesak berat yang berkembang cepat, napas cepat, kadar oksigen rendah, kebiruan, kebingungan, dan suara napas abnormal dapat terjadi. Diagnosis memakai riwayat pemicu, oksimetri atau gas darah, foto atau CT dada, serta penilaian untuk memastikan cairan paru tidak terutama berasal dari masalah jantung.
Perawatan intensif
Oksigen adalah terapi utama; sebagian pasien memerlukan high-flow oxygen, ventilasi noninvasif, atau ventilator dengan strategi pelindung paru. Posisi tengkurap, pengaturan cairan, nutrisi, pencegahan bekuan, dan pada kasus sangat berat ECMO dapat digunakan. Antibiotik hanya mengobati infeksi bakteri penyebab, bukan ARDS itu sendiri.
Setelah ICU
Pemulihan dapat berlangsung berbulan-bulan dan melibatkan lemah otot, sesak, gangguan tidur, memori, kecemasan, depresi, atau PTSD. Rehabilitasi paru atau fisik, nutrisi, vaksinasi, berhenti merokok, dan tindak lanjut membantu fungsi kembali secara bertahap.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHLBI, NHLBI — pengobatan ARDS, PMC — ARDS from mechanism to translation. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



