Paru-paru

Asbestosis

Asbestosis adalah jaringan parut paru akibat menghirup serat asbes dalam jumlah bermakna, biasanya karena paparan kerja lama. Gejala dapat baru muncul 20–30 tahun kemudian dan kerusakan yang sudah terjadi tidak dapat dibalik.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20263 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Asbestosis

Mengapa gejala baru muncul puluhan tahun kemudian

Serat asbes berbentuk seperti jarum sangat halus dan tahan lama, sehingga begitu terhirup dan menembus jauh ke jaringan paru, serat ini tidak dapat dipecah atau dikeluarkan oleh sistem pertahanan tubuh — berbeda dari partikel debu biasa yang bisa dibersihkan, serat asbes menjadi "penghuni permanen" di jaringan paru. Kehadiran serat yang tidak bisa dihilangkan ini terus-menerus mengiritasi jaringan sekitarnya, memicu sel imun (makrofag) berkumpul dan direspons oleh sel pembentuk jaringan parut (fibroblas) yang perlahan menggantikan jaringan paru elastis dengan jaringan parut kaku.

Karena prosesnya bergantung pada iritasi kronis yang berlangsung terus-menerus selama bertahun-tahun, bukan kerusakan langsung yang instan, gejala asbestosis biasanya baru muncul 10-50 tahun setelah paparan pertama — jauh setelah seseorang berhenti bekerja di lingkungan berdebu asbes. Inilah mengapa riwayat pekerjaan puluhan tahun lalu tetap penting ditanyakan meski seseorang sudah lama pensiun, dan mengapa kerusakan yang sudah terbentuk tidak dapat dibalik — serat penyebabnya sudah menetap permanen di jaringan paru sejak awal.

Gejala dan riwayat paparan

Sesak yang bertambah perlahan, batuk menetap, lelah, nyeri dada atau bahu, bunyi napas halus, dan ujung jari membulat dapat terjadi. Beri tahu dokter tentang pekerjaan konstruksi, renovasi, galangan kapal, pabrik, atau kontak dengan debu dari bangunan lama, termasuk tahun dan durasinya.

Gejala baru perlu dinilaiKe IGD bila sesak mendadak atau berat, nyeri dada, batuk darah, kebiruan, atau kebingungan. Temui dokter segera untuk penurunan berat badan tanpa sebab, suara serak menetap, atau perubahan batuk karena paparan asbes juga meningkatkan risiko kanker.

Diagnosis

Dokter menilai riwayat paparan dan melakukan tes fungsi paru serta foto dada atau CT resolusi tinggi. Temuan plak pleura menunjukkan paparan tetapi tidak sama dengan asbestosis. Penyakit lain termasuk kanker paru dan mesothelioma perlu dipertimbangkan bila gejala atau pencitraan mencurigakan.

Penanganan

Tidak ada obat untuk menghilangkan jaringan parut. Berhenti merokok, vaksinasi, rehabilitasi paru, aktivitas sesuai kemampuan, penanganan infeksi, dan oksigen bila kadar rendah membantu fungsi dan kualitas hidup. Inhaler hanya bermanfaat bila ada penyakit saluran napas yang menyertai.

Mencegah paparan tambahan

Jangan memotong, mengebor, mengampelas, atau membongkar material yang dicurigai mengandung asbes. Serat tidak dapat dikenali dengan melihat saja. Gunakan penilaian dan pengelolaan oleh petugas berizin serta ikuti aturan keselamatan kerja; masker biasa tidak cukup untuk pekerjaan asbes.

Mencari bantuan di IndonesiaSimpan catatan perusahaan, lokasi, jenis pekerjaan, dan lama paparan. Diskusikan pemeriksaan kesehatan kerja dan hak pelaporan dengan fasilitas kesehatan atau instansi ketenagakerjaan setempat.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, StatPearls — Asbestosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.