Beranda/Artikel/Ginjal dan Saluran Kemih

Ginjal dan Saluran Kemih

Menampilkan 1–19 dari 19 artikel

Ginjal & Saluran Kemih

Batu Kandung Kemih

Pahami batu akibat kandung kemih tidak kosong sempurna, gejala kencing, pemeriksaan sistoskopi, pengangkatan batu, dan pencegahan kekambuhan.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Cedera Ginjal Akut (AKI)

Kenali penurunan fungsi ginjal mendadak akibat dehidrasi, sepsis, obat atau sumbatan, pemeriksaan kreatinin dan urine, terapi penyebab, dialisis, serta tanda darurat.

Baca panduan →
Hormon dan Ginjal

Diabetes Insipidus

Pahami diabetes insipidus yang berbeda dari diabetes gula, kekurangan atau resistansi vasopresin, pemeriksaan urine dan darah, desmopressin, dehidrasi, dan natrium rendah.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Infeksi Ginjal (Pielonefritis)

Kenali pielonefritis dengan demam, menggigil, nyeri pinggang, mual dan gejala kencing, pemeriksaan urine serta kultur, antibiotik, sumbatan batu, risiko kehamilan, dan tanda sepsis.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Infeksi Kandung Kemih (Sistitis)

Kenali sistitis dengan nyeri dan sering kencing, kapan kultur dibutuhkan, antibiotik yang tepat, perbedaan dari iritasi vagina dan IMS, UTI berulang, kehamilan, serta tanda infeksi ginjal.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Pahami ISK pada uretra, kandung kemih, prostat atau ginjal, gejala sesuai lokasi dan usia, urinalisis serta kultur, bakteri tanpa gejala, antibiotik, kehamilan, kekambuhan, dan tanda sepsis.

Baca panduan →
Ginjal dan Penyakit Autoimun

Lupus Nefritis

Pahami lupus nephritis sebagai peradangan ginjal akibat SLE yang dapat terjadi tanpa keluhan, gejala urine berbusa atau berdarah, bengkak dan tekanan darah tinggi, pentingnya skrining urine, rasio protein, kreatinin, eGFR, komplemen dan anti-dsDNA, peran biopsi untuk kelas, aktivitas dan kronisitas, terapi induksi dan pemeliharaan dengan glucocorticoid serta mycophenolate, cyclophosphamide, belimumab, calcineurin inhibitor atau pilihan lain sesuai pasien, penghambat RAS, tekanan darah, garam dan risiko infeksi, kehamilan dan obat teratogen, serta pencegahan gagal ginjal.

Baca panduan →
Saluran Kemih dan Tidur

Nokturia

Pahami nokturia sebagai terbangun dari tidur untuk berkemih, bukan sekadar kencing sebelum tidur, penyebab nocturnal polyuria, kapasitas kandung kemih kecil, pengosongan tidak tuntas dan terbangun karena insomnia, kaitan minum malam, kafein, diuretik, diabetes, pembesaran prostat, overactive bladder, sleep apnea, edema, jantung dan ginjal, bladder diary, urine dan evaluasi terarah, pengaturan waktu cairan dan obat tanpa dehidrasi, elevasi tungkai, terapi penyebab, risiko hiponatremia desmopressin serta darah urine, retensi dan sesak yang mendesak.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Oliguria (Urine Sangat Sedikit)

Pahami oliguria sebagai output urine kurang dari sekitar 0,5 mL/kg/jam pada dewasa dalam periode terukur, bukan sekadar merasa jarang, penyebab prerenal seperti dehidrasi, perdarahan, sepsis atau gagal jantung, intrinsic kidney injury akibat obat, glomerulonephritis atau rhabdomyolysis, dan postrenal obstruction oleh prostate, batu, tumor atau catheter, peran intake-output, bladder scan, urine, creatinine, elektrolit dan ultrasound, mengapa minum paksa atau diuretik bukan terapi universal, penanganan penyebab dan obat nephrotoxic, serta anuria, sesak, bengkak, kebingungan dan hyperkalemia yang darurat.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Penyakit Ginjal

Pahami penyakit ginjal sebagai kelompok kondisi mulai dari acute kidney injury, chronic kidney disease, glomerulonephritis, infeksi, batu, sumbatan hingga penyakit genetik; mengapa CKD dini sering tanpa gejala; faktor risiko diabetes, hipertensi, jantung dan keluarga; pemeriksaan creatinine-eGFR, urine albumin-to-creatinine ratio, urinalysis dan imaging; perbedaan kerusakan akut dan kronis; kontrol tekanan serta diabetes, obat pelindung ginjal, nutrisi individual dan penghindaran NSAID atau jamu berisiko; serta kapan urine berkurang, sesak atau bengkak perlu ke IGD.

Baca panduan →
Diabetes dan Ginjal

Penyakit Ginjal Diabetik

Pahami diabetic kidney disease sebagai CKD akibat diabetes yang sering tanpa gejala, skrining tahunan urine albumin-creatinine ratio dan blood eGFR sejak diagnosis diabetes tipe 2 atau setelah lima tahun tipe 1, perlunya konfirmasi albuminuria dan membedakan infeksi, olahraga, haid atau penyakit ginjal lain, kontrol gula dan tekanan individual, ACE inhibitor atau ARB bukan kombinasi, SGLT2 inhibitor, finerenone dan GLP-1 RA pada pasien sesuai, statin, garam, protein, rokok, NSAID, sick-day plan dan penyesuaian obat, rujukan nephrology, kehamilan, dialysis-transplant, serta tanda acute kidney injury dan fluid overload.

Baca panduan →
Ginjal dan Saluran Kemih

Penyakit Ginjal Kronis (CKD)

Pahami CKD yang sering tanpa gejala, pemeriksaan eGFR dan UACR, diabetes dan hipertensi sebagai risiko, obat pelindung ginjal, pola makan, dialisis, dan transplantasi.

Baca panduan →
Ginjal Genetik dan Hipertensi

Polycystic Kidney Disease (PKD)

Pahami PKD sebagai penyakit genetik dengan banyak kista ginjal, terutama ADPKD dan ARPKD; beda dari kista sederhana atau acquired cystic kidney disease; hipertensi, nyeri, darah urine, batu, infeksi, liver cyst dan aneurysm; ultrasound, MRI/CT, fungsi ginjal dan tes genetik; kontrol tekanan, pola hidup, tolvaptan terpilih, dialysis/transplant; konseling keluarga dan kehamilan; serta sakit kepala thunderclap atau infeksi yang darurat.

Baca panduan →
Kandung Kemih dan Saluran Kemih

Retensi Urine

Pahami retensi urine akut atau kronis ketika kandung kemih tidak dapat kosong; gejala tidak bisa kencing, nyeri bawah perut, aliran lemah, sering sedikit atau overflow; penyebab prostat, stricture, prolapse, batu, konstipasi, saraf, obat atau pascaoperasi; bladder scan, urine, darah, imaging/urodynamic; drainase kateter segera dan terapi penyebab; serta cauda equina sebagai darurat.

Baca panduan →
Ginjal, Darah, dan Infeksi

Sindrom Hemolitik Uremik

Pahami HUS dari penghancuran sel darah merah, trombosit rendah dan acute kidney injury, sering setelah Shiga toxin E. coli; tanda pucat, memar, urine berkurang dan bengkak; tes darah/urine/tinja, perawatan rumah sakit dan dialisis; serta alasan antibiotik/antidiare tidak digunakan sembarang.

Baca panduan →
Ginjal dan Protein Urine

Sindrom Nefrotik

Pahami sindrom nefrotik akibat kebocoran protein di glomerulus: bengkak mata/kaki, urine berbusa, albumin rendah dan kolesterol tinggi; tes urine/darah, penyebab pada anak dan dewasa, steroid atau terapi penyebab, serta risiko infeksi dan bekuan.

Baca panduan →
Saluran Kemih dan Urologi

Striktur Uretra

Pahami striktur uretra sebagai jaringan parut yang menyempitkan saluran urine: aliran lemah, mengejan dan infeksi, penyebab trauma atau prosedur, uroflow dan urethrogram, dilatasi, urethrotomy, urethroplasty, serta retensi sebagai darurat.

Baca panduan →