Mengapa batu kandung kemih berbeda dari batu ginjal, dan mengapa lebih sering pada pria lanjut usia
Berbeda dari batu ginjal yang biasanya terbentuk akibat kelainan metabolik dalam darah dan urine, batu kandung kemih hampir selalu terbentuk karena urine yang tersisa terlalu lama di kandung kemih tanpa terkuras habis. Ketika kandung kemih tidak kosong sempurna setiap kali berkemih, mineral dalam sisa urine menjadi semakin pekat dari waktu ke waktu dan akhirnya mengkristal membentuk batu—mekanisme inilah yang menjelaskan mengapa batu kandung kemih jauh lebih sering ditemukan pada pria lanjut usia dibanding kelompok usia lain.
Pembesaran prostat jinak (BPH) adalah penyebab paling umum di balik pengosongan kandung kemih yang tidak sempurna ini, karena jaringan prostat yang membesar menekan dan menyempitkan saluran keluar urine sehingga sebagian urine selalu tertinggal setelah berkemih. Sekitar 25-50% pria dengan gejala saluran kemih bawah akibat BPH mengalami sumbatan aliran urine yang bermakna, dan sekitar 1 dari 10 pria dengan BPH akhirnya mengembangkan batu kandung kemih. Inilah sebabnya mengangkat batu saja tanpa mengatasi pembesaran prostat atau penyebab sumbatan lain di baliknya hampir selalu membuat batu baru terbentuk kembali di kemudian hari.
Gejala
Nyeri perut bawah, nyeri atau terbakar saat kencing, aliran tersendat, sulit mengosongkan kandung kemih, sering kencing termasuk malam hari, darah dalam urine, dan infeksi saluran kemih berulang dapat terjadi.
Pemeriksaan
Tes urine dan darah mencari infeksi serta masalah ginjal. USG atau CT menunjukkan batu, sedangkan sistoskopi memasukkan kamera kecil melalui uretra untuk melihat kandung kemih dan kadang sekaligus mengobati.
Pengobatan
Batu kecil kadang keluar sendiri, tetapi batu yang lebih besar biasanya dipecah dan dikeluarkan melalui sistoskopi menggunakan alat, gelombang, atau laser. Operasi lain diperlukan bila batu sangat besar atau anatomi tidak memungkinkan.
Atasi penyebab
Pembesaran prostat, penyempitan uretra, prolaps, kandung kemih neurogenik, divertikel, dan konstipasi dapat menghambat pengosongan. Minum cukup dan tidak menahan kencing membantu, tetapi tidak menggantikan terapi penyebab.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, StatPearls — Bladder Stones. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



