Beranda/Ginjal dan Saluran Kemih/Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Ginjal & Saluran Kemih

Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Batu ginjal adalah endapan keras mineral dalam ginjal atau saluran kemih. Batu kecil dapat keluar sendiri, sedangkan batu yang menyumbat, terinfeksi, besar, atau menyebabkan gangguan ginjal memerlukan tindakan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Mengapa nyerinya datang bergelombang, dan mengapa ukuran batu menentukan apakah bisa keluar sendiri

Nyeri kolik batu ginjal yang khas datang dan pergi bergelombang bukan tanpa sebab: ketika batu tersangkut di saluran ureter, otot polos di dinding ureter bereaksi dengan berkontraksi dan meregang berulang kali (peristaltik) berusaha mendorong batu keluar, sementara tekanan yang terbendung di belakang batu ikut meregangkan kapsul ginjal—kombinasi kontraksi dan peregangan inilah yang menghasilkan nyeri hebat yang naik-turun, bukan nyeri konstan seperti pada kebanyakan nyeri organ dalam lainnya.

Ukuran batu adalah faktor tunggal paling menentukan apakah batu bisa keluar sendiri tanpa tindakan: batu berukuran 5 mm atau kurang memiliki peluang keluar sendiri sekitar 68%, sementara batu berukuran 5-10 mm peluangnya turun menjadi sekitar 47%, dan batu di atas 10 mm peluangnya kurang dari 5% sehingga hampir selalu memerlukan tindakan seperti gelombang kejut atau ureteroskopi. Pedoman terbaru bahkan mulai menggunakan batas 4 mm, bukan 5 mm, sebagai titik keputusan antara menunggu batu keluar sendiri atau langsung bertindak—menjelaskan mengapa hasil pencitraan yang mencantumkan ukuran batu dalam milimeter begitu penting bagi dokter dalam menentukan rencana penanganan, bukan sekadar informasi tambahan.

Gejala

Nyeri tajam hebat di pinggang atau sisi yang datang bergelombang dan menjalar ke perut bawah atau selangkangan, mual, muntah, sering kencing, nyeri kencing, dan darah dalam urine dapat terjadi.

Sumbatan dengan infeksi adalah daruratDemam atau menggigil bersama nyeri pinggang, tidak bisa kencing, nyeri tak terkendali, muntah terus, hanya memiliki satu ginjal, hamil, atau sangat lemas membutuhkan pertolongan segera.

Pemeriksaan

Urinalisis, tes darah fungsi ginjal, dan pencitraan seperti USG atau CT menentukan ukuran, lokasi, sumbatan, dan kemungkinan infeksi. Bila batu keluar, simpan untuk analisis sesuai arahan.

Pengobatan

Batu kecil dapat ditangani dengan pereda nyeri, obat antimual, cairan sesuai kebutuhan, dan kadang obat untuk membantu pengeluaran. Batu tertentu memerlukan gelombang kejut, ureteroskopi, atau tindakan melalui sayatan kecil di punggung.

Mencegah kekambuhan

Cukup minum hingga urine pucat bila tidak dibatasi dokter dan kurangi garam. Perubahan kalsium, oksalat, protein hewani, atau obat harus disesuaikan dengan jenis batu dan hasil urine; jangan mengurangi kalsium makanan tanpa arahan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK, NIDDK: Diet, StatPearls — Renal Calculi, Nephrolithiasis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.