Ginjal dan Saluran Kemih

Penyakit Ginjal

“Penyakit ginjal” bukan satu diagnosis. Acute kidney injury (AKI) berkembang dalam jam hingga hari, sedangkan chronic kidney disease (CKD) berarti kerusakan atau penurunan fungsi yang menetap lebih dari tiga bulan. Karena CKD awal sering tanpa gejala, pemeriksaan darah dan urine lebih berguna daripada menunggu keluhan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Penyakit Ginjal

Jenis dan faktor risiko

Diabetes dan hipertensi adalah penyebab CKD utama, tetapi penyakit glomerulus, autoimun, genetik, infeksi, batu dan sumbatan juga penting. AKI dapat dipicu dehidrasi berat, sepsis, perdarahan, obat, kontras tertentu atau sumbatan. Risiko lebih tinggi pada penyakit jantung, keluarga dengan gagal ginjal, usia lanjut dan riwayat AKI; jumlah minum sedikit saja bukan penjelasan universal.

Dua tes inti

Creatinine darah digunakan menghitung eGFR, sedangkan urine albumin-to-creatinine ratio (UACR) mendeteksi kebocoran protein. CKD umumnya memerlukan eGFR di bawah 60 atau tanda kerusakan seperti albuminuria yang menetap lebih dari tiga bulan. Urinalysis, elektrolit, darah lengkap dan ultrasound mencari penyebab. Satu hasil abnormal saat sakit atau dehidrasi perlu konfirmasi.

Urine sangat sedikit, sesak, atau kebingungan adalah daruratKe IGD bila hampir tidak berkemih, sesak atau nyeri dada, bengkak cepat, bingung, kejang, lemah berat, muntah terus, urine merah setelah trauma, demam dengan nyeri pinggang, atau dugaan keracunan obat. Batu dengan demam atau hanya satu ginjal juga memerlukan penanganan cepat.

Melindungi fungsi ginjal

Kontrol tekanan darah dan gula, berhenti merokok, aktivitas serta berat sehat, dan pengobatan penyebab memperlambat kerusakan. ACE inhibitor/ARB dan obat lain digunakan sesuai albuminuria, diabetes, kalium dan eGFR. Diet natrium, protein, kalium atau fosfor harus individual bersama dietitian; pembatasan berlebihan dapat menyebabkan malnutrisi. Dialisis diputuskan dari gejala dan komplikasi, bukan satu angka saja.

Obat dan pemantauan

NSAID seperti ibuprofen dapat memicu atau memperburuk cedera ginjal, terutama saat dehidrasi atau bersama obat tertentu. Jamu, suplemen dan obat bebas tidak otomatis aman, dan banyak dosis perlu disesuaikan. Pantau eGFR, UACR, tekanan, kalium, anemia dan kesehatan tulang sesuai stadium. Hindari menghentikan obat resep sendiri saat sakit; minta sick-day plan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK — CKD tests and diagnosis, NIDDK — managing CKD, National Kidney Foundation — acute kidney injury. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.