Tiga kelompok penyebab
Prerenal terjadi saat perfusi turun karena muntah-diare, perdarahan, sepsis, shock atau gagal jantung. Intrinsic renal mencakup acute tubular injury, interstitial nephritis, glomerulonephritis dan rhabdomyolysis. Postrenal berarti aliran tersumbat oleh pembesaran prostate, batu, tumor, bekuan atau catheter. Satu pasien dapat memiliki lebih dari satu.
Nilai secara akurat
Catat waktu dan volume urine serta intake, tetapi jangan menunda bantuan untuk mengukur sempurna. Dokter memeriksa tekanan, dehidrasi, edema, kandung kemih dan obat seperti NSAID, ACE inhibitor/ARB, diuretik, antibiotik atau jamu. Creatinine, potassium, acid-base, urine, bladder scan dan ultrasound dipilih segera; creatinine dapat terlambat naik.
Terapi bukan sekadar minum
Cairan membantu hypovolemia tetapi dapat memperburuk sesak pada heart atau kidney failure. Obstruction perlu catheter atau prosedur, sepsis perlu resuscitation dan antibiotik, serta obat nephrotoxic ditinjau. Diuretik mengelola overload tertentu tetapi tidak menyembuhkan jaringan ginjal. Dialysis dipakai untuk komplikasi atau kondisi tertentu, bukan angka urine saja.
Pencegahan
Saat muntah, diare atau puasa, minta sick-day plan untuk obat diabetes, tekanan dan diuretik. Hindari NSAID dan jamu tidak jelas, terutama saat dehidrasi. Pantau urine setelah operasi, contrast atau penyakit berat sesuai arahan. Anak, lansia, hamil dan penyakit ginjal memiliki ambang bantuan lebih rendah.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada KDIGO — acute kidney injury. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



