
Anosmia
Pahami kehilangan penciuman akibat infeksi, sinus, polip, obat, cedera, atau penyakit saraf, serta keamanan makanan, latihan bau, dan tanda bahaya.
Baca panduan →Menampilkan 1–24 dari 30 artikel

Pahami kehilangan penciuman akibat infeksi, sinus, polip, obat, cedera, atau penyakit saraf, serta keamanan makanan, latihan bau, dan tanda bahaya.
Baca panduan →
Kenali kesulitan memproses suara terutama di tempat bising, pemeriksaan audiologi dan bahasa, kondisi yang tumpang tindih, serta penyesuaian rumah dan sekolah.
Baca panduan →
Kenali nyeri dan sumbatan akibat perubahan tekanan, teknik penyamaan tekanan yang aman, pencegahan saat pilek, serta tanda pecah gendang atau cedera telinga dalam.
Baca panduan →
Pahami fungsi serumen, kapan tetes pelunak dapat digunakan, siapa yang perlu menghindarinya, dan mengapa cotton bud tidak dianjurkan.
Baca panduan →
Pahami radang tenggorokan akibat virus atau Streptococcus grup A, gejala, rapid test dan kultur, perawatan mandiri, penggunaan antibiotik yang tepat, serta abses dan tanda bahaya.
Baca panduan →
Kenali robekan gendang telinga akibat infeksi, cedera, suara keras atau perubahan tekanan, cara menjaga telinga tetap kering, pemeriksaan pendengaran, operasi, dan tanda bahaya.
Baca panduan →
Kenali perbedaan infeksi telinga tengah, cairan tanpa infeksi, dan swimmer's ear, gejala pada anak, pemeriksaan gendang telinga, pereda nyeri, kapan observasi atau antibiotik diperlukan, serta tanda komplikasi.
Baca panduan →
Pahami labirinitis sebagai peradangan telinga dalam yang menyebabkan vertigo akut, mual, ketidakseimbangan, tinnitus dan gangguan pendengaran, perbedaannya dari neuritis vestibular tanpa gangguan dengar, mengapa stroke, BPPV, Ménière dan sudden sensorineural hearing loss harus dibedakan, pemeriksaan mata, saraf dan pendengaran, penggunaan singkat obat antimual atau vestibular suppressant, antibiotik hanya bila bakteri dicurigai, pentingnya mobilisasi dan rehabilitasi vestibular, serta larangan mengemudi saat pusing.
Baca panduan →
Pahami laringitis sebagai peradangan kotak suara yang paling sering viral dan membaik dalam satu hingga dua minggu, gejala serak, suara hilang, batuk dan tenggorokan sakit, penyebab penggunaan suara berlebih, asap, alergi dan refluks, cara istirahat suara tanpa berbisik, hidrasi dan menghindari rokok, alasan antibiotik atau steroid tidak rutin, pemeriksaan THT dengan laringoskopi untuk serak menetap atau berulang, dan tanda stridor, sesak, sulit menelan atau kanker laring.
Baca panduan →
Pahami mastoiditis sebagai infeksi serius tulang mastoid yang biasanya mengikuti otitis media, gejala nyeri, merah dan bengkak belakang telinga hingga daun telinga terdorong, demam, cairan telinga dan pendengaran turun, pemeriksaan THT, kultur dan CT terpilih, rawat inap dengan antibiotik intravena, drainase, tympanostomy atau mastoidectomy bila perlu, serta risiko abses, facial palsy, meningitis, bekuan sinus dan kehilangan pendengaran.
Baca panduan →
Pahami pertolongan mimisan dengan duduk condong ke depan dan menjepit bagian lunak hidung tanpa dilepas selama 10–15 menit, larangan menengadah atau menyumpal tisu, penyebab udara kering, mengorek, semprot, trauma, obat pengencer darah dan kelainan pembekuan, pencegahan saline serta pelembap, cautery dan tampon medis, serta perdarahan berat, sulit napas dan cedera yang darurat.
Baca panduan →
Pahami otitis eksterna sebagai inflamasi atau infeksi liang telinga, sering setelah air terperangkap atau trauma cotton bud, gejala nyeri saat tragus ditekan atau daun telinga ditarik, gatal, merah, bengkak dan cairan, perbedaan dari otitis media, furunkel, dermatitis dan otomikosis, faktor diabetes, imunitas lemah, alat bantu dengar dan gendang berlubang, pemeriksaan dan pembersihan profesional, analgesik, tetes antibiotik dengan atau tanpa steroid sebagai terapi utama, wick bila saluran tertutup, mengapa antibiotik oral tidak rutin, pilihan non-ototoxic bila gendang tidak utuh, menjaga telinga kering, dan malignant otitis externa yang darurat.
Baca panduan →
Pahami otomikosis sebagai infeksi jamur liang telinga luar yang sering disebabkan Aspergillus atau Candida, gejala gatal dominan, rasa penuh, nyeri, cairan dan pendengaran turun, faktor iklim lembap, berenang, cotton bud, penggunaan tetes antibiotik lama, diabetes dan imunitas lemah, mengapa tampilannya dapat menyerupai bakteri, dermatitis atau infeksi telinga tengah dan kultur atau mikroskopi kadang diperlukan, pembersihan profesional serta antijamur topikal terarah, bukti yang masih terbatas untuk memilih satu obat terbaik, keamanan bila gendang berlubang, menjaga telinga kering dan mencegah kambuh, serta nyeri berat atau saraf wajah yang darurat.
Baca panduan →
Pahami otosklerosis sebagai remodeling tulang abnormal di sekitar stapes yang menyebabkan gangguan pendengaran konduktif dan kadang sensorineural, gejala progresif pada satu atau dua telinga, tinnitus dan keseimbangan, faktor keluarga serta perubahan saat hamil yang tidak selalu, pemeriksaan telinga, audiometri, tympanometry dan CT terpilih, pilihan observasi, alat bantu dengar atau operasi stapedotomy/stapedectomy dengan manfaat dan risiko, cochlear implant pada kehilangan berat tertentu, serta kehilangan pendengaran mendadak atau gejala saraf yang darurat.
Baca panduan →
Pahami rhinorrhea sebagai gejala—bukan satu penyakit—akibat common cold, influenza, COVID-19, RSV, allergic atau non-allergic rhinitis, udara/iritan, makanan pedas, obat, kehamilan, sinusitis, benda asing anak atau kebocoran CSF setelah trauma; petunjuk bersin-gatal, demam-batuk, satu sisi berbau atau cairan bening seperti air; mengapa lendir kuning-hijau tidak otomatis bakteri atau perlu antibiotik; saline, cairan, istirahat, humidifier, antihistamine dan intranasal steroid untuk alergi, decongestant dengan batas dan risiko rebound; tes/antiviral dini untuk flu-COVID pada risiko tinggi; keselamatan obat anak; pencegahan penularan; serta sesak, dehidrasi, bayi demam atau cairan setelah cedera kepala yang darurat.
Baca panduan →
Pahami polip hidung sebagai pertumbuhan lunak jinak akibat peradangan kronis hidung/sinus; sumbatan, pilek, postnasal drip dan penciuman menurun; kaitan asthma, aspirin-exacerbated respiratory disease dan cystic fibrosis pada anak; pemeriksaan endoskopi, CT dan red flag polip satu sisi; saline, intranasal steroid, steroid oral singkat, biologic serta operasi; kekambuhan dan teknik bilas hidung aman.
Baca panduan →
Pahami presbikusis sebagai penurunan pendengaran sensorineural bertahap, biasanya kedua telinga dan frekuensi tinggi; sulit memahami ucapan di tempat ramai, tinnitus dan volume meningkat; peran usia, kebisingan, diabetes, tekanan darah, gen serta obat ototoksik; pemeriksaan kotoran telinga, otoscopy dan audiometry; hearing aid, assistive listening, strategi komunikasi dan cochlear implant; perlindungan kebisingan; serta sudden atau asymmetric hearing loss yang mendesak.
Baca panduan →
Kenali tonsilitis akibat virus atau bakteri strep, gejala sakit menelan, demam dan amandel merah; peran rapid test/kultur; perawatan cairan dan analgesik; antibiotik hanya untuk bakteri; abses peritonsil dan sulit napas sebagai keadaan darurat.
Baca panduan →
Bedakan infeksi telinga tengah, cairan tanpa infeksi dan radang liang telinga; gejala nyeri, demam, cairan dan gangguan dengar; pemeriksaan otoskop; analgesik, observasi atau antibiotik sesuai diagnosis; larangan cotton bud dan tetes sembarang; serta mastoiditis atau kelemahan wajah sebagai darurat.
Baca panduan →
Pahami sakit/radang tenggorokan paling sering karena virus, tetapi dapat berasal dari strep, alergi, refluks atau iritan; gejala yang mendukung virus atau strep; peran rapid test dan kultur; cairan, analgesik, madu usia ≥1 tahun dan antibiotik hanya bila tepat; serta sulit bernapas/menelan sebagai darurat.
Baca panduan →
Pahami Ramsay Hunt syndrome atau herpes zoster oticus saat virus varicella-zoster mengenai saraf wajah; nyeri/lepuh telinga atau mulut, kelemahan satu sisi, pendengaran turun, tinnitus dan vertigo; beda dari Bell palsy dan stroke; antiviral plus steroid dini, perlindungan mata dan rehabilitasi; serta kapan ke IGD.
Baca panduan →
Kenali rhinitis alergi dan nonalergi, pemicu debu, tungau, serbuk sari, asap atau perubahan suhu, beda dari sinusitis, pilihan saline, antihistamin dan steroid hidung, serta bahaya semprot dekongestan berlebihan.
Baca panduan →
Kenali rhinitis alergi dari bersin, gatal, hidung berair/tersumbat dan mata gatal; bedakan dari pilek, sinusitis dan rhinitis nonalergi; penghindaran pemicu realistis, saline, antihistamin dan kortikosteroid intranasal dengan teknik benar; risiko dekongestan; tes alergi dan imunoterapi; serta sesak sebagai tanda bahaya.
Baca panduan →
Kenali penyebab sakit telinga dari otitis media/eksterna, serumen, trauma tekanan, gigi atau tenggorokan; larangan cotton bud dan tetes sembarang; gangguan dengar mendadak serta mastoiditis sebagai keadaan mendesak.
Baca panduan →