Mengapa perubahan ketinggian bisa menyakitkan telinga
Telinga tengah adalah ruang tertutup berisi udara yang terhubung ke tenggorokan lewat tuba eustachius, saluran sempit yang biasanya tertutup dan hanya terbuka sesaat saat menelan atau menguap. Sesuai hukum fisika dasar gas (hukum Boyle), ketika tekanan di luar tubuh berubah — seperti saat pesawat naik atau menyelam turun — volume udara yang terperangkap di ruang tertutup telinga tengah otomatis ikut berubah, dan bila tuba eustachius tidak segera membuka untuk menyeimbangkan tekanan, perbedaan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan luar inilah yang meregangkan gendang telinga dan menimbulkan rasa nyeri serta penuh.
Saat naik (tekanan luar menurun), udara di telinga tengah yang lebih tinggi tekanannya dapat keluar melalui tuba eustachius secara lebih mudah, tetapi saat turun (tekanan luar meningkat), udara justru harus masuk melawan arah aliran normal sehingga memerlukan usaha aktif seperti menelan atau manuver Valsalva. Penelitian menemukan begitu selisih tekanan mencapai sekitar 100 mmHg, tuba eustachius tidak lagi bisa terbuka sama sekali meski dipaksa, dan pada titik ini gendang telinga berisiko robek atau berdarah — menjelaskan mengapa menyamakan tekanan harus dilakukan lebih awal dan sering saat menyelam turun, sebelum selisih tekanan sempat menumpuk terlalu besar untuk diatasi.
Gejala
Telinga terasa penuh, nyeri, pendengaran berkurang, atau berdenging. Cedera lebih berat dapat menyebabkan vertigo, mual, darah atau cairan dari telinga, pecah gendang, dan gangguan telinga dalam. Nyeri pada penyelam tidak boleh dipaksa dengan terus turun.
Menyamakan tekanan
Saat terbang, menelan, menguap, mengunyah, atau manuver Valsalva sangat lembut dapat membantu. Saat menyelam, samakan tekanan lebih awal dan sering, naik sedikit bila gagal, lalu hentikan penyelaman bila nyeri menetap. Jangan meniup paksa karena dapat mencederai telinga dalam.
Pencegahan
Tunda menyelam saat pilek, sinusitis, atau sulit menyamakan tekanan. Dekongestan tidak aman untuk semua orang dan efeknya dapat habis saat masih di kedalaman; konsultasikan bila memiliki hipertensi, penyakit jantung, glaukoma, kehamilan, atau memakai obat lain.
Setelah cedera
Jaga telinga kering, jangan memasukkan tetes, kapas, atau alat bila gendang mungkin pecah, dan hindari penerbangan atau menyelam sampai dinilai. Pemeriksaan pendengaran dan keseimbangan diperlukan bila ada gangguan menetap; kembali menyelam hanya setelah dinyatakan aman.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada MSD Manual — telinga, MSD Manual — penyelaman, StatPearls — Ear Barotrauma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



