Telinga dan Pendengaran

Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga pecah atau perforasi timpani adalah lubang atau robekan pada membran yang memisahkan liang telinga dan telinga tengah. Banyak kasus menutup sendiri dalam beberapa minggu, tetapi pendengaran dan infeksi perlu dinilai.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Gendang Telinga Pecah

Mengapa lubang di gendang telinga bisa menutup sendiri

Gendang telinga tersusun dari tiga lapisan, dan lapisan terluarnya (epitel skuamosa) memiliki kemampuan regenerasi yang cukup baik, mirip dengan kulit yang bisa memperbaiki diri setelah luka kecil. Begitu terjadi robekan, sel-sel di tepi lubang mulai membelah dan bermigrasi merayapi tepian lubang dari segala arah, secara bertahap menjembatani celah tersebut — proses ini diikuti oleh lapisan jaringan ikat dan lapisan dalam yang menyusul membangun kembali struktur tiga lapis yang utuh.

Karena mekanisme regenerasi ini bekerja secara alami tanpa perlu bantuan, sekitar 70-90% robekan gendang telinga akibat cedera dapat menutup sendiri dalam beberapa minggu, asalkan telinga dijaga tetap kering dan bersih dari infeksi yang bisa mengganggu proses penyembuhan alami tersebut. Namun kemampuan regenerasi ini memiliki batas: lubang yang terlalu besar tidak memiliki cukup sel tepi yang bisa menjembatani jarak yang jauh, sehingga hampir tidak mungkin menutup sendiri dan memerlukan tindakan bedah (myringoplasty) untuk membantu menyatukan kembali kedua tepi yang terlalu jauh terpisah.

Penyebab dan gejala

Infeksi telinga tengah, tamparan atau benda ke telinga, ledakan atau suara sangat keras, serta perubahan tekanan saat menyelam atau terbang dapat menyebabkan perforasi. Nyeri mendadak, pendengaran turun, berdenging, pusing, atau cairan, darah, dan nanah dapat terjadi.

Kehilangan pendengaran mendadak perlu dinilai segeraCari pertolongan hari itu bila pendengaran tiba-tiba turun, pusing berat, muntah, kelemahan wajah, nyeri kepala hebat, cairan bening setelah cedera kepala, atau perdarahan dan nyeri setelah ledakan atau benda masuk.

Jaga tetap kering

Jangan berenang, memasukkan cotton bud, mengorek, atau meneteskan obat tanpa arahan karena beberapa tetes berbahaya bila gendang berlubang. Saat mandi, lindungi bagian luar telinga dengan kapas berlapis petroleum jelly dan jangan meniup hidung keras.

Pemeriksaan dan terapi

Dokter melihat telinga dengan otoskop, menilai infeksi, dan dapat melakukan tes pendengaran. Antibiotik hanya bila ada infeksi atau risiko tertentu. Bila lubang tidak menutup atau pendengaran terganggu, tambalan atau operasi myringoplasty dapat dipertimbangkan.

Pemulihan

Sebagian besar pulih dengan pendengaran kembali dalam sekitar dua bulan. Kontrol diperlukan bila keluhan tidak mulai membaik dalam beberapa minggu. Terbang biasanya aman dengan perforasi terbuka, tetapi setelah operasi ikuti batasan ahli THT.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, PMC — traumatic tympanic membrane perforation healing. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.