Telinga dan Pendengaran

Infeksi Telinga

Infeksi telinga tidak selalu sama. Otitis media akut terjadi di belakang gendang telinga, otitis eksterna mengenai liang telinga, sedangkan cairan telinga tengah tanpa demam atau nyeri bukan infeksi aktif dan biasanya tidak membutuhkan antibiotik.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Infeksi Telinga

Mengapa anak jauh lebih sering terkena infeksi telinga

Tuba eustachius (saluran penghubung telinga tengah dan tenggorokan) pada anak-anak jauh lebih pendek, lebih sempit, dan posisinya lebih mendatar dibanding pada orang dewasa, yang saluran serupanya lebih panjang dan miring ke bawah. Bentuk yang lebih mendatar dan pendek ini membuat bakteri dan virus dari hidung serta tenggorokan jauh lebih mudah berpindah naik ke telinga tengah anak dibanding pada orang dewasa, di mana kemiringan alami saluran membantu mengalirkan cairan turun dan keluar secara gravitasi.

Kelenjar adenoid pada anak yang secara alami lebih besar juga dapat menekan dan mengganggu bukaan tuba eustachius, memperparah kesulitan drainase yang sudah ada akibat bentuk anatomis yang belum matang. Seiring pertumbuhan, tuba eustachius secara bertahap memanjang dan sudutnya semakin miring ke bawah menyerupai bentuk dewasa, menjelaskan mengapa kebanyakan anak tumbuh melewati kerentanan terhadap infeksi telinga berulang begitu memasuki usia sekolah, tanpa perlu intervensi khusus selain menunggu anatomi saluran tersebut menyempurnakan diri.

Gejala dan pemeriksaan

Nyeri, demam, rewel, sulit tidur, atau pendengaran sementara berkurang dapat terjadi. Nyeri saat daun telinga ditarik dan liang bengkak lebih sesuai otitis eksterna. Dokter perlu melihat gendang dan liang; menarik telinga pada bayi saja tidak cukup untuk diagnosis.

Bengkak belakang telinga atau kondisi berat perlu segera diperiksaKe IGD bila telinga terdorong keluar dengan bengkak merah di belakangnya, leher kaku, kelemahan wajah, pusing berat, sakit kepala hebat, bingung, bayi di bawah tiga bulan demam 38°C atau lebih, atau pasien sangat lemah.

Redakan nyeri

Parasetamol atau ibuprofen sesuai usia, berat, dan kondisi kesehatan membantu nyeri. Jangan memasukkan cotton bud, minyak, herbal, atau tetes tanpa memastikan gendang utuh. Jaga telinga tetap kering bila ada cairan atau otitis eksterna.

Observasi atau antibiotik

Sebagian otitis media ringan pada anak yang memenuhi kriteria dapat diamati 2–3 hari dengan rencana tindak lanjut. Usia, kedua telinga, demam tinggi, nyeri berat, durasi, perforasi, dan kondisi medis menentukan kebutuhan antibiotik. Otitis eksterna umumnya memakai tetes yang sesuai.

Pendengaran dan kekambuhan

Cairan setelah infeksi dapat bertahan sementara. Evaluasi pendengaran diperlukan bila keluhan menetap, bicara terlambat, atau infeksi berulang. Imunisasi, menghindari asap rokok, menyusui, dan tidak memberi botol sambil telentang dapat mengurangi sebagian risiko.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, PMC — eustachian tube dysfunction in children. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.