Gejala dan kondisi terkait
Polip kecil mungkin tanpa gejala; yang besar menyebabkan sumbatan menetap, pilek, lendir ke tenggorok, snoring, tekanan wajah serta penciuman dan rasa berkurang. Sering terkait chronic rhinosinusitis, asthma dan aspirin/NSAID-exacerbated respiratory disease. Polip jarang pada anak; bila ditemukan, dokter mempertimbangkan cystic fibrosis atau gangguan lain.
Pemeriksaan perlu melihat kedua sisi
Dokter melihat hidung dan dapat memakai endoscope. CT sinus dipakai untuk memetakan penyakit atau merencanakan operasi, bukan selalu sebagai tes awal. Allergy/asthma dinilai bila relevan. Massa hanya satu sisi, berdarah, keras atau menimbulkan baal memerlukan rujukan THT dan kadang biopsy untuk menyingkirkan tumor atau penyebab lain.
Obat dan bilas saline
Intranasal corticosteroid yang dipakai teratur dengan teknik benar adalah terapi utama; saline rinse membantu membersihkan lendir. Untuk bilas, gunakan air distilled/steril atau air yang telah direbus lalu didinginkan dan bersihkan alat. Steroid tablet hanya kursus singkat pada kondisi tertentu karena efek samping. Antibiotik tidak mengecilkan polip kecuali ada infeksi bakteri yang memang didiagnosis.
Operasi bukan akhir perawatan
Endoscopic sinus surgery mengangkat polip dan membuka drainase bila obat tidak cukup, tetapi peradangan dapat membuatnya tumbuh kembali. Semprotan steroid dan kontrol asthma/AERD biasanya dilanjutkan setelah operasi. Biologic dapat dipertimbangkan spesialis untuk chronic rhinosinusitis with nasal polyps yang berat menurut kriteria. Jangan mencabut polip sendiri atau memakai semprot decongestant berhari-hari.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — nasal polyps. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



