THT

Anosmia

Anosmia adalah hilangnya kemampuan mencium. Gangguan ini juga mengubah rasa makanan dan dapat menurunkan nafsu makan, kualitas hidup, serta kemampuan mengenali asap, kebocoran gas, atau makanan basi.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Anosmia

Mengapa COVID-19 dapat menghilangkan penciuman tanpa merusak saraf penciuman

Reseptor yang digunakan virus SARS-CoV-2 untuk masuk ke sel (ACE2) ternyata tidak banyak ditemukan pada sel saraf penciuman itu sendiri, melainkan pada sel penyokong (sustentacular cells) di sekitarnya yang bertugas menyuplai nutrisi dan membersihkan zat kimia berbahaya bagi sel saraf penciuman. Ketika virus menginfeksi sel penyokong ini, fungsi pendukung yang seharusnya menjaga sel saraf penciuman tetap sehat terganggu, sehingga sel saraf penciuman kehilangan dukungan yang dibutuhkan untuk berfungsi normal — bukan karena selnya sendiri dirusak virus secara langsung.

Inilah mengapa anosmia akibat COVID-19 pada banyak orang dapat pulih relatif cepat: sel penyokong yang rusak mampu beregenerasi dalam waktu sekitar 4-8 hari, dan begitu sel penyokong pulih, sel saraf penciuman yang sebenarnya tidak pernah benar-benar rusak dapat kembali berfungsi normal. Namun pada sebagian kecil kasus di mana kerusakan lebih luas atau melibatkan struktur yang lebih dalam, pemulihan bisa memakan waktu jauh lebih lama, menjelaskan variasi besar dalam kecepatan pemulihan penciuman antar orang yang terinfeksi COVID-19.

Penyebab yang sering

Pilek, influenza, COVID-19, sinusitis, alergi, dan polip hidung sering menyebabkan penciuman berkurang atau hilang. Cedera kepala, beberapa obat, penuaan, dan lebih jarang penyakit saraf juga dapat berperan. Parosmia membuat bau terasa berubah, sedangkan phantosmia membuat seseorang mencium bau yang tidak ada.

Kehilangan penciuman mendadak dapat menyertai keadaan daruratHubungi layanan darurat bila anosmia muncul bersama wajah mencong, lemah satu sisi, bicara pelo, sakit kepala hebat, kebingungan, kejang, atau setelah cedera kepala berat. Gejala infeksi juga perlu mengikuti anjuran kesehatan setempat.

Kapan diperiksa

Temui dokter bila penciuman tidak kembali dalam beberapa minggu, hanya hilang pada satu sisi, berulang, atau tanpa penyebab jelas. Pemeriksaan mencakup hidung, obat, infeksi dan fungsi saraf; dokter THT dapat melakukan endoskopi hidung atau pencitraan bila diperlukan.

Penanganan

Mengobati alergi, sinusitis, atau polip dapat membantu. Bilas saline memakai air steril, distilasi, atau air matang yang sudah dingin—bukan air keran mentah. Latihan bau terstruktur dapat membantu sebagian orang setelah infeksi. Jangan memakai steroid hidung atau suplemen dosis tinggi tanpa arahan.

Tetap aman

Pasang alarm asap dan gas yang berfungsi, periksa tanggal simpan makanan, minta orang lain memeriksa bau gas atau makanan, dan beri label tanggal pada sisa makanan. Perhatikan asupan bila makanan menjadi tidak menarik dan hindari menambah garam atau gula berlebihan untuk mengejar rasa.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, PMC — SARS-CoV-2 infection of sustentacular cells. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.