Beranda/Telinga, Hidung, dan Tenggorokan/Radang Amandel (Tonsilitis)

Tenggorokan dan Infeksi Saluran Napas

Radang Amandel (Tonsilitis)

Radang amandel menyebabkan tenggorok sakit, sulit menelan dan amandel merah atau membesar. Kebanyakan disebabkan virus dan pulih tanpa antibiotik. Streptokokus grup A perlu dikonfirmasi dan diobati untuk mengurangi penularan serta komplikasi.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 20 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Radang Amandel (Tonsilitis)

Gejala saja tidak selalu membedakan penyebab

Batuk, pilek, suara serak, sariawan atau mata merah lebih mendukung virus. Strep lebih sering memberi sakit mendadak, demam, nyeri menelan, kelenjar leher depan dan bercak pada amandel tanpa batuk. Namun tampilan dapat tumpang tindih; tenaga kesehatan memakai rapid antigen test dan kultur pada kelompok tertentu.

Perawatan suportif cukup untuk banyak kasus

Cairan, makanan lembut, istirahat, berkumur air garam pada usia mampu, serta paracetamol atau ibuprofen sesuai usia/kondisi membantu. Jangan beri aspirin pada anak/remaja dengan infeksi virus. Hindari asap rokok. Antibiotik tidak mempercepat tonsilitis virus dan dapat menyebabkan efek samping serta resistensi.

Sulit bernapas atau menelan ludah adalah daruratKe IGD untuk napas berbunyi/sulit, air liur terus keluar, tidak mampu minum, dehidrasi, suara seperti tertahan, sulit membuka mulut, leher bengkak, satu amandel sangat menonjol atau tampak sangat sakit. Bayi, pasien imunokompromais atau demam menetap perlu dinilai cepat.

Strep yang terbukti memerlukan antibiotik

Hasil tes positif ditangani dengan antibiotik resep dan harus dihabiskan sesuai arahan. Anak bergejala usia ≥3 tahun dengan rapid test negatif sering memerlukan kultur konfirmasi. Pasien biasanya dapat kembali sekolah/kerja setelah bebas demam dan minimal 12–24 jam antibiotik efektif. Jangan berbagi sisa antibiotik.

Kekambuhan perlu mencari pola

Episode berulang, sleep apnea, mendengkur berat atau abses dapat mendorong rujukan THT dan pertimbangan tonsilektomi berdasarkan frekuensi serta dampak, bukan ukuran amandel saja. Infeksi mononukleosis, difteri, gonorrhea dan penyebab lain dipertimbangkan dari paparan serta gejala. Hindari amoxicillin tanpa diagnosis karena ruam dapat muncul pada mononukleosis.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — clinical guidance for group A strep pharyngitis, NHS — tonsillitis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.