Beda dari night terror
Night terror lebih sering terjadi pada awal malam saat tidur dalam: orang dapat berteriak, bergerak, tampak takut tetapi masih tidur dan biasanya tidak ingat. Mimpi buruk lebih sering di paruh akhir malam dan orang sadar setelah bangun. Bergerak keras seolah menjalankan mimpi pada dewasa dapat menunjukkan REM sleep behavior disorder dan perlu evaluasi.
Pemicu yang perlu dicari
Stres, trauma, kecemasan, depresi, demam, kurang tidur, jadwal tidak teratur, alkohol, penghentian zat, serta obat tertentu dapat memicu. Sleep apnea, restless legs, dan kondisi tidur lain juga dapat memecah tidur. Jangan menghentikan obat mendadak; tinjau waktu dan dosis bersama prescriber.
Langkah di rumah
Pertahankan jam tidur-bangun, buat rutinitas tenang, kurangi berita atau konten menakutkan sebelum tidur, batasi alkohol dan kafein malam, dan catat mimpi, obat, stres, serta kualitas tidur. Setelah anak bangun, tenangkan dan tegaskan bahwa ia aman tanpa memaksa menceritakan. Pastikan kamar bebas bahaya bila ada gerakan.
Terapi untuk kasus berulang
CBT, terapi trauma, dan imagery rehearsal therapy—menulis ulang akhir mimpi saat terjaga lalu melatih versi baru—dapat membantu. Obat hanya untuk keadaan terpilih dan perlu diagnosis. Evaluasi juga menilai PTSD, mood, zat, napas saat tidur, dan keselamatan, bukan sekadar isi mimpi.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — night terrors and nightmares. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



