Beranda/Kesehatan Mental/Mimpi Buruk (Nightmares)

Tidur dan Kesehatan Mental

Mimpi Buruk (Nightmares)

Mimpi buruk adalah mimpi menakutkan yang biasanya terjadi pada fase REM, membangunkan orang, dan masih dapat diingat. Sesekali adalah hal umum pada anak maupun dewasa. Bantuan diperlukan bila sering, menimbulkan takut tidur, mengganggu fungsi siang hari, berkaitan dengan trauma, atau disertai perilaku berbahaya saat tidur.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Mimpi Buruk (Nightmares)

Beda dari night terror

Night terror lebih sering terjadi pada awal malam saat tidur dalam: orang dapat berteriak, bergerak, tampak takut tetapi masih tidur dan biasanya tidak ingat. Mimpi buruk lebih sering di paruh akhir malam dan orang sadar setelah bangun. Bergerak keras seolah menjalankan mimpi pada dewasa dapat menunjukkan REM sleep behavior disorder dan perlu evaluasi.

Pemicu yang perlu dicari

Stres, trauma, kecemasan, depresi, demam, kurang tidur, jadwal tidak teratur, alkohol, penghentian zat, serta obat tertentu dapat memicu. Sleep apnea, restless legs, dan kondisi tidur lain juga dapat memecah tidur. Jangan menghentikan obat mendadak; tinjau waktu dan dosis bersama prescriber.

Cari bantuan segera bila ada risiko menyakiti diri atau cedera saat tidurHubungi layanan darurat bila muncul pikiran bunuh diri, perilaku membahayakan, kebingungan berkepanjangan, kejang, atau cedera. Jadwalkan pemeriksaan bila mimpi buruk sering selama berminggu-minggu, mulai setelah obat baru, mengikuti trauma, atau disertai mendengkur keras dan henti napas.

Langkah di rumah

Pertahankan jam tidur-bangun, buat rutinitas tenang, kurangi berita atau konten menakutkan sebelum tidur, batasi alkohol dan kafein malam, dan catat mimpi, obat, stres, serta kualitas tidur. Setelah anak bangun, tenangkan dan tegaskan bahwa ia aman tanpa memaksa menceritakan. Pastikan kamar bebas bahaya bila ada gerakan.

Terapi untuk kasus berulang

CBT, terapi trauma, dan imagery rehearsal therapy—menulis ulang akhir mimpi saat terjaga lalu melatih versi baru—dapat membantu. Obat hanya untuk keadaan terpilih dan perlu diagnosis. Evaluasi juga menilai PTSD, mood, zat, napas saat tidur, dan keselamatan, bukan sekadar isi mimpi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — night terrors and nightmares. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.