Cari pola dan penyebab
Stres, depresi, kecemasan, nyeri, refluks, menopause, obat, kafein, alkohol, kerja shift, dan kebiasaan tidur dapat berperan. Mendengkur keras, henti napas, kaki tidak nyaman, tidur mendadak, atau fase mania memerlukan penilaian khusus, bukan sekadar obat tidur.
Diagnosis
Catatan tidur selama satu hingga dua minggu membantu mencatat waktu di tempat tidur, perkiraan tertidur, terbangun, bangun pagi, tidur siang, zat, dan fungsi siang. Pemeriksaan tidur tidak rutin untuk insomnia, tetapi dipakai bila dicurigai apnea, gangguan gerak, atau diagnosis lain.
CBT-I
Program 6–8 minggu menggabungkan pengaturan waktu di tempat tidur, kontrol stimulus, koreksi kekhawatiran tentang tidur, relaksasi, dan edukasi. Bangun pada waktu tetap dan keluar dari tempat tidur bila lama terjaga membantu menghubungkan tempat tidur dengan tidur. Pembatasan waktu tidur sebaiknya dipandu pada kondisi tertentu.
Obat dan kebiasaan
Kamar gelap dan sejuk, aktivitas siang, serta menghindari kafein, nikotin, alkohol, dan layar menjelang tidur mendukung terapi tetapi sering tidak cukup sendiri. Obat dipilih untuk durasi terbatas setelah menimbang jatuh, ketergantungan, gangguan napas, interaksi, kehamilan, dan usia; antihistamin bukan solusi rutin jangka panjang.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHLBI, NHLBI — overview. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



