Infeksi dan Imunisasi

Rubella

Rubella sering ringan pada anak dan dewasa, tetapi infeksi pada awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran, kematian janin atau congenital rubella syndrome dengan gangguan pendengaran, mata, jantung dan perkembangan. Vaksinasi adalah perlindungan utama.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 20 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Rubella

Ruam saja tidak memastikan rubella

Demam ringan, ruam dari wajah turun ke tubuh, conjunctivitis ringan dan kelenjar bengkak di belakang telinga/leher dapat muncul 2–3 minggu setelah paparan; orang dewasa, terutama perempuan, dapat nyeri sendi. Banyak infeksi lain dan obat tampak serupa, sehingga kasus yang dicurigai memerlukan koordinasi tes laboratorium dan dinas kesehatan.

Kehamilan mengubah tingkat urgensi

Risiko kerusakan janin paling tinggi pada trimester pertama. Ibu hamil yang terpapar atau mengalami ruam harus segera menghubungi dokter kandungan sebelum datang agar pencegahan penularan dapat diatur. Riwayat vaksin atau tes antibodi lama perlu ditafsirkan klinis; jangan mengambil keputusan tentang kehamilan dari satu tes tanpa specialist.

Paparan rubella saat hamil perlu dilaporkan segeraHubungi dokter kandungan atau fasilitas kesehatan hari itu bila sedang hamil dan terpapar orang dengan rubella/ruam atau mengalami ruam sendiri. Cari darurat bila sulit bernapas, kebingungan, kejang, dehidrasi berat atau kondisi memburuk cepat.

Tidak ada antivirus khusus

Perawatan biasanya istirahat, cairan dan penurun demam yang sesuai. Pisahkan dari orang hamil dan ikuti instruksi isolasi/pelaporan setempat karena masa menular dimulai sebelum ruam. Antibiotik tidak bekerja pada virus. Bayi dengan congenital rubella memerlukan follow-up pendengaran, mata, jantung dan perkembangan serta dapat menularkan virus lama.

Vaksin MR/MMR mencegah penyakit

Vaksin hidup rubella memberi perlindungan kuat dan diberikan sesuai jadwal imunisasi. Vaksin tidak diberikan saat hamil; orang yang merencanakan kehamilan perlu memeriksa status imunisasi dan mengikuti jarak yang dianjurkan tenaga kesehatan setelah vaksin. Vaksinasi tidak mengobati infeksi yang sedang berlangsung.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada World Health Organization — rubella fact sheet, World Health Organization — rubella and pregnancy. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.