Darah

Agranulositosis

Agranulositosis adalah penurunan sangat berat sel darah putih granulosit, terutama neutrofil, sehingga tubuh sulit melawan infeksi. Infeksi dapat berkembang cepat dengan tanda lokal yang minimal.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Agranulositosis

Mengapa infeksi bisa parah tanpa nanah yang terlihat

Sebagian obat dapat memicu sistem imun keliru membentuk antibodi yang menyerang neutrofil (jenis sel darah putih utama pelawan bakteri) beserta sel-sel cikal bakalnya di sumsum tulang, sementara obat lain secara langsung meracuni sel-sel prekursor tersebut dan memicu kematian sel terprogram sebelum sempat matang menjadi neutrofil fungsional. Kedua jalur ini sama-sama berujung pada kehabisan neutrofil dalam waktu singkat, meninggalkan tubuh nyaris tanpa pertahanan lini pertama terhadap bakteri.

Nanah yang biasa menyertai infeksi sebenarnya sebagian besar terdiri dari kumpulan neutrofil yang mati setelah melawan bakteri — tanpa neutrofil yang cukup, tubuh tidak memiliki cukup "pasukan" untuk membentuk nanah sama sekali, meski infeksi bakteri di baliknya bisa jadi sangat parah dan menyebar cepat. Inilah mengapa agranulositosis begitu berbahaya: tanda infeksi klasik seperti nanah atau kemerahan mencolok yang biasanya menjadi peringatan dini justru tidak muncul, sehingga infeksi dapat berkembang jauh lebih cepat dan lebih jauh sebelum disadari dibanding pada orang dengan jumlah neutrofil normal.

Gejala

Demam, menggigil, sakit tenggorokan, sariawan atau luka mulut, batuk, nyeri saat kencing, lemah berat, pneumonia, dan syok dapat terjadi. Sebagian orang ditemukan melalui tes darah sebelum gejala muncul.

Demam adalah keadaan daruratJika diketahui neutrofil sangat rendah atau sedang kemoterapi dan suhu mencapai batas yang diberikan tim—sering 38°C—atau muncul menggigil, sakit tenggorokan, sesak, kebingungan, maupun sangat lemas, hubungi tim dan ke IGD segera.

Penyebab

Obat tertentu—termasuk kemoterapi, clozapine, obat tiroid, dan beberapa antibiotik—dapat menyebabkan neutropenia berat. Penyakit autoimun, infeksi, kekurangan gizi, gangguan sumsum tulang, dan variasi genetik juga mungkin.

Diagnosis

Hitung darah lengkap dengan diferensial dan absolute neutrophil count (ANC) menilai keparahan. Dokter meninjau semua obat dan suplemen, mencari infeksi, serta dapat melakukan tes imun, vitamin, virus, atau biopsi sumsum tulang.

Pengobatan

Penyebab perlu dihentikan atau ditangani di bawah pengawasan. Demam atau infeksi dapat memerlukan antibiotik segera di rumah sakit; obat perangsang pembentukan sel darah digunakan pada kondisi tertentu. Jangan menghentikan clozapine atau obat penting sendiri kecuali diarahkan darurat.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus, National Cancer Institute, StatPearls — Agranulocytosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.