Beranda/Infeksi/Mononukleosis Infeksiosa

Infeksi Virus

Mononukleosis Infeksiosa

Mononukleosis infeksiosa atau mono paling sering disebabkan Epstein-Barr virus dan menyebar terutama melalui saliva. Remaja serta dewasa muda lebih sering mengalami lelah berat, demam, sakit tenggorokan, dan kelenjar membesar. Kebanyakan membaik dalam dua hingga empat minggu, tetapi lelah dapat bertahan lebih lama.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Mononukleosis Infeksiosa

Gejala muncul perlahan

Gejala biasanya mulai empat hingga enam minggu setelah tertular dan tidak selalu bersamaan. Tonsil dapat membesar, kelenjar leher atau ketiak nyeri, ruam muncul, dan limpa atau hati membesar. Anak kecil sering bergejala ringan. CMV, HIV akut, toxoplasmosis, hepatitis, dan infeksi lain dapat menyerupai mono.

Diagnosis tidak hanya dari satu rapid test

Riwayat dan pemeriksaan sering cukup. CBC dapat menunjukkan lymphocyte atypical dan tes fungsi hati berubah. Heterophile antibody test dapat negatif pada awal penyakit atau anak; antibodi spesifik EBV membantu bila diagnosis tidak jelas. Tes positif lama tidak selalu berarti infeksi akut karena EBV menetap seumur hidup.

Nyeri kiri atas mendadak dapat menandakan limpa pecahKe IGD bila nyeri perut kiri atas atau bahu kiri, pusing atau pingsan, sulit bernapas atau menelan air liur, suara teredam, dehidrasi, kebingungan, kuning berat, atau perdarahan. Hindari aktivitas benturan meski rasa lelah mulai membaik.

Perawatan suportif

Istirahat sesuai kebutuhan, minum cukup, dan gunakan parasetamol atau ibuprofen bila aman. Antibiotik tidak mengobati EBV; ampicillin atau amoxicillin sering memicu ruam pada mono dan tidak boleh diberikan tanpa infeksi bakteri yang jelas. Steroid hanya untuk komplikasi tertentu seperti sumbatan jalan napas, bukan rutin.

Lindungi limpa

Hindari olahraga kontak, angkat berat, dan benturan sampai pulih serta dinyatakan aman karena limpa yang membesar dapat pecah. Jangan berbagi minuman, alat makan, lip balm, atau sikat gigi dan hindari berciuman saat sakit; virus dapat keluar dalam saliva lama sehingga tidak ada tanggal pasti nol penularan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — infectious mononucleosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.