Beranda/Kesehatan Perempuan/Kandidiasis Vaginalis

Kesehatan Wanita

Kandidiasis Vaginalis

Kandidiasis vulvovaginal terjadi ketika Candida tumbuh berlebihan, menyebabkan gatal, terbakar, kemerahan, nyeri hubungan atau kencing dari kulit luar, dan kadang cairan kental. Gejala ini tidak khusus untuk jamur; bahkan orang yang pernah mengalaminya sering salah mendiagnosis, sehingga keluhan pertama, berulang, atau tidak membaik perlu diperiksa.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20263 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Kandidiasis Vaginalis

Mengapa diabetes yang tidak terkendali membuat infeksi jamur lebih sering dan lebih sulit sembuh

Diabetes meningkatkan risiko kandidiasis vagina lewat dua jalur yang bekerja bersamaan. Pertama, gula darah tinggi membuat kadar glukosa dalam cairan vagina ikut meningkat, dan glukosa berlebih ini menjadi "makanan" yang mempermudah jamur Candida tumbuh subur dan menempel pada dinding vagina—semakin buruk kendali gula darah, semakin tinggi pula kadar glukosa yang tersedia bagi jamur untuk berkembang biak. Kedua, gula darah tinggi yang berlangsung lama ikut melemahkan sistem imun tubuh: jumlah dan aktivitas sel imun tertentu (termasuk neutrofil, sel yang seharusnya melawan jamur) menurun, sehingga tubuh menjadi kurang efektif menahan pertumbuhan Candida yang berlebihan.

Kombinasi "makanan berlebih untuk jamur" dan "pertahanan tubuh yang melemah" inilah yang menjelaskan mengapa perempuan dengan diabetes tidak terkendali lebih sering mengalami kandidiasis, gejalanya cenderung lebih berat, dan lebih mudah kambuh berulang kali dibanding perempuan tanpa diabetes. Inilah sebabnya mengendalikan gula darah menjadi bagian penting dari penanganan kandidiasis berulang pada penderita diabetes—mengobati infeksi jamurnya saja tanpa memperbaiki kendali gula darah cenderung membuat infeksi terus kembali.

Diagnosis

Pemeriksaan menilai vulva, cairan, pH, dan faktor risiko. Mikroskopi KOH menunjukkan yeast atau hyphae; kultur membantu bila tes awal negatif, berulang, berat, atau diduga non-albicans. Candida tanpa gejala tidak perlu diobati. Bau amis kuat atau pH tinggi lebih mengarah ke penyebab lain.

Nyeri panggul atau demam bukan pola jamur sederhanaCari pertolongan bila ada demam, nyeri bawah perut, muntah, perdarahan, luka atau lepuh genital, cairan sangat berbau, hamil dengan nyeri, atau gejala setelah obat disertai bengkak dan sesak. Periksa bila tidak membaik atau kembali dalam dua bulan.

Terapi kasus sederhana

Azole intravagina selama satu hingga tujuh hari atau fluconazole oral dosis tunggal adalah pilihan kasus uncomplicated pada pasien yang sesuai. Produk vagina berbahan minyak dapat melemahkan kondom lateks. Selesaikan aturan pakai; probiotik dan homeopati belum terbukti sebagai terapi.

Kehamilan dan kasus rumit

Saat hamil, gunakan hanya azole topikal selama tujuh hari sesuai tenaga kesehatan; fluconazole oral tidak dianjurkan. Diabetes tidak terkontrol, imunitas lemah, gejala berat, non-albicans, atau empat episode atau lebih per tahun memerlukan kultur, terapi lebih lama, dan kadang pemeliharaan resep.

Kekambuhan dan pasangan

Tinjau antibiotik, steroid, gula darah, dan diagnosis lain bila kambuh. Boric acid vaginal hanya untuk kasus terpilih atas arahan, tidak dipakai saat hamil, dan sangat beracun bila tertelan. Kandidiasis sederhana bukan biasanya IMS dan pasangan tanpa gejala tidak rutin diobati; balanitis bergejala dapat ditangani.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — vulvovaginal candidiasis, CDC — testing, PMC — Pathogenesis and Clinical Management of Vulvovaginal Candidiasis in Diabetic Patients. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.