Beranda/Kesehatan Perempuan/Kista dan Abses Bartholin

Kesehatan Wanita

Kista dan Abses Bartholin

Kista Bartholin terbentuk ketika saluran kelenjar di salah satu sisi pintu vagina tersumbat. Kista kecil dapat tidak terasa; abses biasanya membesar cepat, merah, sangat nyeri saat duduk atau berjalan, dan dapat disertai demam. Memencet atau menusuk sendiri meningkatkan infeksi dan kekambuhan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20263 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Kista dan Abses Bartholin

Mengapa sekadar menyayat dan mengeluarkan nanah saja sering kambuh, sementara Word catheter atau marsupialisasi lebih tahan lama

Kista dan abses Bartholin terbentuk karena saluran kelenjar tersumbat sehingga cairan yang seharusnya keluar justru menumpuk di dalam. Menyayat dan mengeluarkan nanah begitu saja (insisi-drainase sederhana) memang meredakan gejala dengan cepat, tetapi luka sayatan ini cenderung menutup kembali dalam beberapa hari, dan begitu tertutup, saluran yang tersumbat tadi bisa kembali terbentuk dan kista pun muncul lagi—menjelaskan mengapa metode ini paling sering dikaitkan dengan kekambuhan.

Word catheter dan marsupialisasi mengatasi masalah ini dengan cara yang sama secara prinsip: keduanya menciptakan saluran keluar baru yang dijaga tetap terbuka cukup lama hingga jaringan di sekitarnya sempat melapisi ulang tepi saluran tersebut (re-epitelisasi) dan menjadi permanen. Word catheter menggunakan balon kecil yang dibiarkan terpasang selama beberapa minggu, sementara marsupialisasi menjahit tepi sayatan langsung ke kulit di sekitarnya untuk membentuk lubang permanen sejak awal. Penelitian menunjukkan marsupialisasi memiliki angka kekambuhan lebih rendah (sekitar 8%) dibanding Word catheter (sekitar 19%), meski Word catheter lebih sering dipilih karena bisa dilakukan tanpa perlu ruang operasi. Memahami perbedaan mekanisme inilah yang menjelaskan mengapa dokter cenderung mempertimbangkan marsupialisasi terutama pada kasus yang sudah berulang.

Penilaian

Lokasi, ukuran, nyeri, cairan, demam, kehamilan, kekambuhan, dan risiko IMS dinilai dengan pemeriksaan yang menjaga privasi serta menawarkan chaperone. Benjolan vulva lain dapat berupa kista kulit, hernia, lipoma, hidradenitis, atau tumor. Massa baru usia 40 tahun ke atas biasanya memerlukan biopsi atau rujukan.

Nyeri cepat memburuk atau demam perlu pertolonganCari bantuan segera bila benjolan cepat membesar, nyeri berat, demam, menggigil, merah menyebar, sulit kencing, hamil dengan kondisi buruk, atau sangat lemah. Benjolan baru setelah usia 40 tahun jangan ditunda untuk diperiksa.

Perawatan awal

Kista kecil yang telah dipastikan dan tidak bergejala dapat diamati. Berendam air hangat, kompres hangat, dan pereda nyeri sesuai keamanan membantu kenyamanan. Bila pecah sendiri, jaga bersih dan kering. Jangan memencet, menusuk, atau menuangkan antiseptik ke dalam vagina.

Drainase yang mengurangi kekambuhan

Abses atau kista besar bergejala sering didrainase. Word catheter membuat saluran baru selama beberapa minggu; marsupialisasi menjahit tepi terbuka dan digunakan pada kasus tertentu atau berulang. Sayatan-drainase sederhana tanpa saluran lebih mudah kambuh. Pengangkatan kelenjar adalah pilihan terakhir.

Antibiotik dan tindak lanjut

Antibiotik tidak selalu diperlukan setelah drainase; digunakan bila ada selulitis, gejala sistemik, kehamilan atau risiko tertentu. Tes serta terapi IMS mengikuti paparan. Kontrol menilai penyembuhan, posisi kateter, hasil biopsi bila ada, dan pilihan bila berulang.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, UCLH, AAFP — Bartholin Duct Cyst and Gland Abscess: Office Management. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.