Mengapa mudah kambuh dan perlu terapi berminggu-minggu
Bakteri Brucella memiliki kemampuan unik untuk masuk dan bertahan hidup di dalam sel imun (makrofag) yang seharusnya menghancurkannya — alih-alih dibunuh, bakteri ini membentuk kantong pelindung di dalam sel dan mengubah metabolisme sel inang agar mendukung kelangsungan hidupnya sendiri, sekaligus menghindari sinyal yang biasanya memicu sel untuk mati bersama bakteri di dalamnya. Karena bersembunyi di dalam sel tubuh sendiri, bakteri ini terlindung dari antibodi dan sebagian antibiotik yang sulit menembus ke dalam sel dengan konsentrasi cukup.
Inilah mengapa pengobatan dengan hanya satu jenis antibiotik sering gagal menuntaskan infeksi dan menyebabkan kekambuhan — bakteri yang tertinggal di dalam sel dapat kembali aktif begitu terapi dihentikan terlalu dini. Kombinasi dua atau lebih antibiotik yang bekerja lewat mekanisme berbeda selama beberapa minggu diperlukan untuk memberi peluang lebih baik menjangkau bakteri di berbagai kompartemen dalam sel, menjelaskan mengapa bruselosis tidak bisa diobati seperti infeksi bakteri biasa yang cukup dengan antibiotik tunggal dalam waktu singkat.
Gejala
Demam yang naik-turun, keringat malam berbau khas, lelah, nyeri sendi atau punggung, sakit kepala, hilang nafsu makan, dan berat turun dapat muncul setelah satu minggu hingga beberapa bulan. Infeksi dapat mengenai tulang, sendi, jantung, saraf, hati, atau organ reproduksi dan kambuh bila terapi tidak memadai.
Siapa yang berisiko
Peternak, dokter hewan, pekerja rumah potong, pemburu, laboratorium, dan orang yang menangani plasenta atau janin hewan berisiko. Minum susu segar mentah atau makan keju yang tidak dipasteurisasi adalah sumber penting. Memasak daging dan pasteurisasi susu mencegah penularan pangan.
Diagnosis
Riwayat pangan, perjalanan, pekerjaan, dan hewan harus disampaikan. Kultur darah atau jaringan dan serologi digunakan; laboratorium perlu diberi tahu karena kultur Brucella berisiko menginfeksi petugas. Antibiotik sebelum kultur dapat menurunkan hasil.
Pengobatan
Kombinasi antibiotik selama beberapa minggu diperlukan untuk mengurangi kekambuhan; regimen berbeda pada anak, kehamilan, endokarditis, atau infeksi saraf. Jangan mengobati sendiri dengan satu antibiotik. Kontrol setelah terapi penting karena gejala dapat kembali.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO, PMC — mechanism of chronic intracellular Brucella infection. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



