Darah

Anemia

Anemia berarti kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah sehat lebih rendah dari kebutuhan tubuh. Ini adalah tanda dari suatu masalah, bukan satu penyakit dengan satu obat.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Anemia

Mengapa anemia selalu berasal dari salah satu tiga jalur ini

Betapapun beragam penyebabnya, setiap kasus anemia pada dasarnya berasal dari ketidakseimbangan antara tiga proses: kehilangan darah (baik mendadak seperti perdarahan maupun perlahan seperti menstruasi berat), berkurangnya produksi sel darah merah oleh sumsum tulang (karena kekurangan bahan baku seperti zat besi dan vitamin, atau kerusakan sumsum tulang itu sendiri), atau meningkatnya kecepatan penghancuran sel darah merah yang sudah beredar (hemolisis). Memahami kerangka tiga jalur ini menjelaskan mengapa mengetahui jenis anemia jauh lebih penting daripada sekadar mengetahui angka hemoglobin rendah.

Dokter menggunakan hitung retikulosit (sel darah merah muda yang baru dilepas sumsum tulang) sebagai penanda kunci untuk membedakan ketiga jalur ini: retikulosit tinggi menunjukkan sumsum tulang berusaha keras mengkompensasi kehilangan atau penghancuran sel darah merah (mengarah ke perdarahan atau hemolisis), sedangkan retikulosit rendah menunjukkan masalah ada pada produksi itu sendiri. Inilah mengapa memberikan suplemen zat besi kepada semua orang dengan hemoglobin rendah tanpa mencari tahu jalur yang mendasarinya bisa sia-sia atau bahkan menutupi masalah yang lebih serius seperti perdarahan tersembunyi atau kerusakan sumsum tulang.

Gejala

Lelah, lemah, pusing, sakit kepala, tangan dan kaki dingin, pucat, sesak saat aktivitas, atau jantung berdebar dapat terjadi. Anemia ringan kadang tidak bergejala dan ditemukan lewat tes darah.

Anemia berat dapat daruratSesak saat diam, nyeri dada, pingsan, kebingungan, denyut sangat cepat, perdarahan aktif, atau kelemahan mendadak memerlukan pertolongan segera.

Penyebab beragam

Kekurangan zat besi, folat atau vitamin B12; perdarahan; infeksi dan peradangan; penyakit ginjal; kehamilan; gangguan sumsum tulang; serta kelainan bawaan seperti talasemia dapat menyebabkan anemia.

Pemeriksaan

Hitung darah lengkap menunjukkan kadar hemoglobin serta ukuran sel. Ferritin, retikulosit, fungsi ginjal, vitamin, pemeriksaan tinja atau perdarahan, dan tes khusus dipilih berdasarkan usia, riwayat, dan bentuk sel darah.

Pengobatan sesuai penyebab

Zat besi hanya membantu bila terdapat kekurangan besi. Penyebab lain dapat membutuhkan vitamin, pengobatan perdarahan atau penyakit kronis, obat khusus, transfusi, atau terapi hematologi. Jangan mengobati hasil hemoglobin rendah tanpa mencari penyebabnya.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada World Health Organization, NHLBI, StatPearls — Anemia. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.