Beranda/Kanker/Astrositoma (Tumor Otak Primer)

Otak dan Kanker

Astrositoma (Tumor Otak Primer)

Astrositoma adalah kelompok glioma yang berasal dari sel mirip astrosit di otak atau sumsum tulang belakang. Perilakunya sangat beragam; istilah dan terapi modern bergantung pada lokasi, gambaran jaringan, derajat, dan perubahan molekuler.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Astrositoma (Tumor Otak Primer)

Mengapa penanda molekuler menentukan segalanya

Astrositoma berasal dari astrosit, sel pendukung yang biasanya menopang dan memberi nutrisi bagi sel saraf di otak. Pada sebagian tumor, gen IDH (isocitrate dehydrogenase) mengalami mutasi sejak tahap sangat awal pembentukan tumor dari sel induk otak, mengubah metabolisme sel sehingga menghasilkan zat yang mengganggu cara sel mengatur pertumbuhannya sendiri. Mutasi IDH ini mengubah seluruh perjalanan penyakit: tumor dengan mutasi IDH cenderung tumbuh lebih lambat dan menyerang pasien yang lebih muda (usia rata-rata sekitar 37-47 tahun), sedangkan tumor tanpa mutasi ini cenderung jauh lebih agresif.

Itulah sebabnya diagnosis modern astrositoma tidak lagi cukup hanya dari bentuknya di bawah mikroskop, melainkan wajib menyertakan pemeriksaan status IDH dan penanda genetik lain. Sekitar 73% glioblastoma yang berkembang bertahap dari tumor derajat rendah membawa mutasi IDH, dibandingkan hanya sekitar 3,7% glioblastoma yang muncul langsung sebagai tumor ganas sejak awal — perbedaan besar ini menjelaskan mengapa dua tumor yang tampak mirip di pencitraan bisa memiliki prognosis dan strategi terapi yang sangat berbeda.

Gejala bergantung lokasi

Sakit kepala baru atau memburuk, mual, kejang, kelemahan satu sisi, perubahan bicara, penglihatan, kepribadian, ingatan, koordinasi, atau prestasi anak dapat terjadi. Gejala ini lebih sering disebabkan kondisi lain, tetapi pola progresif memerlukan pemeriksaan.

Gejala tekanan otak membutuhkan pertolonganKe IGD bila kejang pertama atau lebih dari 5 menit, kelemahan atau bicara pelo mendadak, sulit dibangunkan, muntah berulang, sakit kepala hebat mendadak, kebingungan, atau penurunan kesadaran.

Diagnosis

MRI dengan kontras adalah pemeriksaan utama. Diagnosis pasti biasanya memerlukan operasi atau biopsi untuk melihat jaringan dan penanda molekuler seperti IDH; klasifikasi tidak cukup berdasarkan gambar. Tim juga menilai fungsi saraf, bahasa, dan risiko tindakan berdasarkan lokasi tumor.

Pilihan terapi

Operasi bertujuan mengambil jaringan dan mengurangi tumor sebanyak aman tanpa mengorbankan fungsi penting. Radioterapi, kemoterapi, pemantauan MRI, atau kombinasi dipilih menurut jenis, derajat, usia, sisa tumor, dan kondisi pasien. Sebagian tumor tumbuh lambat, sedangkan yang berderajat tinggi agresif.

Perawatan menyeluruh

Obat antikejang diberikan bila diperlukan, bukan otomatis untuk semua orang. Steroid dapat mengurangi bengkak otak tetapi memiliki efek samping dan harus diturunkan sesuai arahan. Rehabilitasi, dukungan sekolah atau kerja, neuropsikologi, nutrisi, paliatif, dan akses uji klinis dapat menjadi bagian perawatan.

Mencari bantuan di IndonesiaMinta rujukan ke tim multidisiplin saraf-bedah saraf-onkologi. Simpan salinan MRI, laporan patologi, dan hasil molekuler karena semuanya memengaruhi pilihan terapi dan pendapat kedua.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute, NCI Dictionary, National Brain Tumor Society — IDH-mutant astrocytoma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.