Pencernaan

Amebiasis

Amebiasis adalah infeksi parasit Entamoeba histolytica yang menular melalui makanan, air, tangan, atau benda yang tercemar tinja. Banyak orang tidak bergejala, tetapi sebagian mengalami diare dan sebagian kecil mengalami disentri atau abses hati.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Amebiasis

Seberapa besar beban amebiasis secara global

Entamoeba histolytica diperkirakan menginfeksi sekitar 50 juta orang di seluruh dunia dan menyebabkan 25.000-100.000 kematian per tahun, menjadikannya penyakit parasit paling mematikan ketiga di dunia setelah malaria dan schistosomiasis. Beban terbesar berada di negara dengan sanitasi terbatas—termasuk Sub-Sahara Afrika, India, Bangladesh, Meksiko, serta Amerika Tengah dan Selatan—yang menegaskan bahwa penyakit ini pada intinya adalah masalah akses air bersih dan sanitasi, bukan sekadar infeksi individual.

Gejala dan komplikasi

Keluhan dapat muncul beberapa minggu setelah terpapar berupa diare, kram, dan nyeri perut. Disentri ameba menyebabkan tinja berdarah, nyeri lebih berat, dan demam. Parasit kadang menyebar ke hati dan membentuk abses dengan demam serta nyeri perut kanan atas, walaupun diare tidak selalu ada.

Diare berdarah perlu pertolonganSegera ke fasilitas kesehatan bila tinja berdarah, demam tinggi, nyeri perut berat atau kanan atas, muntah terus, sangat haus, jarang kencing, pusing, mengantuk, atau diare terjadi pada bayi, lansia, ibu hamil, maupun orang dengan imunitas lemah.

Cara penularan

Penularan terjadi ketika kista parasit dari tinja tertelan melalui air atau makanan yang tidak aman, tangan yang tidak dicuci, atau kontak seksual yang melibatkan paparan tinja. Risiko meningkat pada sanitasi buruk. Infeksi bukan akibat masuk angin dan antibiotik diare biasa belum tentu tepat.

Diagnosis

Dokter dapat meminta beberapa sampel tinja karena parasit tidak selalu ditemukan pada satu sampel. Tes antigen atau molekuler membantu membedakan E. histolytica dari E. dispar yang tampak mirip tetapi tidak menyebabkan penyakit. Bila dicurigai abses hati, pemeriksaan darah dan pencitraan mungkin diperlukan.

Pengobatan dan pencegahan

Infeksi E. histolytica perlu obat resep; orang bergejala biasanya memerlukan obat yang bekerja di jaringan lalu obat untuk membersihkan parasit di usus. Habiskan regimen sesuai arahan. Cuci tangan dengan sabun, gunakan air aman, pilih makanan matang, kupas buah sendiri, dan hindari menyiapkan makanan untuk orang lain sampai dinyatakan aman.

Mencari bantuan di IndonesiaOralit membantu mengganti cairan tetapi tidak membunuh parasit. Hindari obat penghenti diare tanpa nasihat dokter ketika ada darah atau demam, dan jangan membeli antibiotik sendiri karena regimen amebiasis harus lengkap.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, A Review of the Global Burden, New Diagnostics, and Current Therapeutics for Amebiasis (PMC). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.