Beranda/Kanker/Karsinoma Sel Basal

Kanker Kulit

Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal atau BCC adalah kanker kulit paling umum. Penyebaran jauh sangat jarang, tetapi tumor dapat merusak kulit, tulang rawan, saraf, dan tulang bila diabaikan—terutama di wajah, telinga, hidung, kelopak, atau lesi berulang.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Karsinoma Sel Basal

Mengapa paling umum tetapi jarang menyebar

Karsinoma sel basal terjadi ketika paparan sinar UV berulang merusak jalur sinyal Hedgehog, sebuah jalur genetik yang mengatur pembelahan sel dasar (basal) pada lapisan terbawah epidermis. Ketika jalur ini rusak dan menyala terus-menerus tanpa kendali, sel basal terus membelah membentuk tumor, tetapi karena sel basal secara alami tidak dirancang untuk bermigrasi jauh dari lokasi asalnya seperti sel kulit permukaan, kanker ini tumbuh sangat lambat dan hampir tidak pernah menyebar ke organ lain meski dibiarkan lama.

Sifat inilah yang membuat BCC menjadi kanker kulit paling umum di dunia namun jarang mematikan — bahayanya bukan penyebaran jauh, melainkan kerusakan lokal yang meluas ke tulang rawan, saraf, atau tulang di sekitarnya bila dibiarkan tumbuh bertahun-tahun tanpa diobati, terutama pada lokasi wajah yang sulit direkonstruksi seperti hidung, telinga, dan kelopak mata.

Tampilan beragam

BCC dapat berupa benjolan mutiara dengan pembuluh halus, luka berkerak yang sembuh lalu terbuka, bercak merah bersisik, atau area putih seperti parut. Pada kulit gelap dapat berpigmen cokelat atau hitam. Lesi tidak selalu nyeri.

Perdarahan dan infeksi perlu ditanganiTekan perdarahan dengan kain bersih dan cari bantuan bila tidak berhenti. Segera periksa lesi atau luka operasi yang merah menyebar, bernanah, demam, nyeri hebat, atau berada dekat mata dengan perubahan penglihatan.

Biopsi dan risiko

Dermatoskopi membantu menilai, tetapi biopsi memastikan subtipe. Ukuran, lokasi, batas, kedalaman, pertumbuhan sepanjang saraf, imunitas, kekambuhan, dan subtipe menentukan risiko. Pemeriksaan kelenjar atau pencitraan hanya diperlukan pada kasus tertentu.

Terapi lokal

Eksisi dengan pemeriksaan margin dan operasi Mohs memberi kontrol tinggi; Mohs berguna di area kritis atau tumor berisiko. Kuretase-elektrodesikasi, krioterapi, terapi topikal, fotodinamik, atau radiasi cocok untuk kasus terpilih, bukan semua BCC.

Penyakit lanjut dan pencegahan

BCC lokal lanjut atau sangat jarang metastatik dapat memakai penghambat jalur Hedgehog atau imunoterapi. Setelah satu BCC, risiko lesi baru meningkat. Gunakan pakaian, teduh, dan tabir surya spektrum luas, hindari tanning, serta periksa kulit berkala.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute, PMC — UV radiation and basal cell carcinoma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.