Mengapa sinar UV memicu tiga jenis kanker berbeda
Sinar UV matahari merusak DNA sel kulit secara langsung dengan membentuk ikatan abnormal antar basa DNA, dan juga secara tidak langsung lewat radikal bebas yang dihasilkannya. Sekitar 90% kanker kulit non-melanoma (basal dan skuamosa) dan sekitar 65% melanoma dikaitkan dengan paparan UV, tetapi kerusakan ini menyerang gen yang berbeda pada tiap jenis sel: karsinoma sel basal terjadi ketika UV merusak jalur Hedgehog yang mengatur pembelahan sel dasar kulit, karsinoma sel skuamosa terjadi ketika UV merusak gen p53 pada sel skuamosa permukaan, sedangkan melanoma terjadi ketika UV memicu mutasi gen BRAF atau NRAS pada melanosit, sel penghasil pigmen kulit.
Perbedaan gen yang rusak inilah yang menjelaskan mengapa ketiga kanker berperilaku sangat berbeda meski sama-sama dipicu matahari: karsinoma sel basal umumnya tumbuh lambat dan jarang menyebar, karsinoma sel skuamosa lebih mampu menyebar ke kelenjar getah bening, sedangkan melanoma meski jauh lebih jarang memiliki kemampuan bermetastasis paling cepat karena melanosit yang bermutasi mewarisi kemampuan bermigrasi dari sel asalnya.
Perubahan yang dicurigai
Luka yang tidak sembuh, mudah berdarah, benjolan mengilap, bercak kasar, atau lesi yang tumbuh perlu diperiksa. Untuk melanoma gunakan ABCDE: asimetri, batas tidak teratur, warna beragam, diameter berubah, dan evolusi. Kuku bergaris gelap baru atau lesi telapak juga penting pada kulit gelap.
Diagnosis dan stadium
Dokter memeriksa seluruh kulit dan kelenjar, memakai dermoskopi, lalu mengambil biopsi yang mempertahankan informasi kedalaman bila melanoma dicurigai. Patologi menilai tipe, margin, ketebalan, ulserasi, dan faktor risiko; kelenjar sentinel serta pencitraan hanya untuk indikasi tertentu.
Terapi
Eksisi adalah terapi utama banyak kanker kulit. Mohs membantu area penting atau tumor berisiko tinggi. Radioterapi, terapi topikal, kuretase, krioterapi, terapi target, dan imunoterapi dipilih menurut tipe dan stadium. Melanoma tidak ditangani dengan membakar atau mencukur kosmetik sebelum diagnosis.
Pencegahan dan pemantauan
Cari teduh, pakaian dan topi rapat, kacamata, serta tabir surya spektrum luas SPF 30 atau lebih; ulangi setelah berkeringat atau berenang. Hindari tanning bed. Periksa kulit dari kepala hingga kaki secara berkala dan foto lesi untuk membandingkan, bukan memakai aplikasi sebagai diagnosis.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute — skin screening, NCI — melanoma, PMC — UV radiation and skin cancer mechanisms. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



