Beranda/Kanker/Melanoma Mata (Melanoma Uveal)

Kanker Mata

Melanoma Mata (Melanoma Uveal)

Melanoma uveal adalah kanker langka pada iris, badan siliar, atau koroid dan berbeda secara biologis dari melanoma kulit. Banyak kasus ditemukan saat pemeriksaan mata rutin; diagnosis terutama berdasarkan pemeriksaan ahli dan pencitraan, sehingga biopsi tidak selalu diperlukan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Melanoma Mata (Melanoma Uveal)

Mengapa berbeda secara biologis dari melanoma kulit

Meski sama-sama disebut melanoma dan berasal dari melanosit (sel penghasil pigmen), melanoma uveal dan melanoma kulit dipicu oleh kerusakan genetik yang sepenuhnya berbeda. Melanoma kulit umumnya dipicu mutasi gen BRAF atau NRAS akibat kerusakan DNA oleh sinar UV, sedangkan sekitar 90% melanoma uveal justru dipicu mutasi pada gen GNAQ atau GNA11 yang tidak berkaitan dengan paparan matahari sama sekali — inilah sebabnya berjemur atau menghindari sinar matahari tidak terbukti memengaruhi risiko melanoma mata.

Perbedaan genetik ini juga menjelaskan pola penyebarannya yang khas: sel melanoma uveal yang bermutasi GNAQ/GNA11 memproduksi VEGF dalam jumlah besar yang membantunya menembus dinding pembuluh darah hati yang memang berpori-pori alami, menjelaskan mengapa sekitar 91% kasus metastasis melanoma uveal ditemukan di hati, jauh lebih terpusat dibanding pola penyebaran melanoma kulit yang lebih beragam ke berbagai organ.

Gejala

Penglihatan kabur atau berubah, floaters baru, kilatan, lapang pandang hilang, titik gelap pada iris, pupil berubah, nyeri, atau posisi mata berubah dapat terjadi. Gejala ini juga muncul pada ablasi retina dan kondisi lain; kilatan atau tirai mendadak tetap memerlukan pemeriksaan retina segera.

Kehilangan penglihatan mendadak adalah darurat mataKe IGD mata bila muncul tirai hitam, banyak floaters atau kilatan mendadak, penglihatan turun cepat, nyeri mata hebat, mual dengan mata merah, trauma, atau gejala saraf seperti kelemahan dan bicara pelo.

Diagnosis dan risiko

Dokter mata onkologi melakukan dilatasi, fotografi, USG mata, OCT, angiografi, dan pencitraan lain. Nevus kecil dapat dipantau untuk pertumbuhan. Biopsi digunakan terpilih untuk diagnosis atau informasi genetik karena pemeriksaan klinis sering cukup dan tindakan memiliki risiko.

Terapi lokal

Ukuran dan lokasi menentukan observasi, plaque brachytherapy, proton atau radioterapi lain, operasi lokal, atau enukleasi. Tujuannya mengendalikan tumor dan mempertahankan mata serta penglihatan bila aman. Efek lanjut dapat mencakup retinopati radiasi, katarak, glaukoma, atau kehilangan penglihatan.

Risiko penyebaran

Melanoma uveal terutama menyebar ke hati. Ukuran, lokasi, kromosom, dan profil ekspresi gen memberi informasi risiko tetapi tidak memastikan nasib individu. Tim merencanakan pemantauan hati dan tubuh; penyakit metastatik dapat memakai terapi sistemik, liver-directed treatment, atau uji klinis.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute, PMC — biology of uveal melanoma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.