Mengapa lokasi di lidah menentukan penyebabnya
Kanker lidah sebenarnya dua penyakit berbeda tergantung lokasinya. Kanker pada dua pertiga depan lidah (bagian yang bisa dijulurkan) tergolong kanker rongga mulut dan penyebab utamanya sama seperti kanker gusi: paparan berulang tembakau, sirih/pinang, dan alkohol yang merusak sel skuamosa secara langsung selama bertahun-tahun. Sebaliknya, kanker pada pangkal lidah (bagian belakang yang menyatu dengan tenggorokan) tergolong kanker orofaring dan jauh lebih sering dipicu oleh infeksi HPV risiko tinggi yang menetap, mekanisme yang sama seperti yang memicu kanker serviks dan anus.
Perbedaan penyebab ini penting secara klinis: kanker orofaring terkait HPV umumnya menyerang orang yang lebih muda tanpa riwayat merokok berat, dan cenderung merespons terapi lebih baik dibanding kanker rongga mulut terkait tembakau pada usia yang sama. Karena itu, tes status HPV pada tumor menjadi bagian penting evaluasi kanker pangkal lidah untuk memperkirakan prognosis dan menyesuaikan intensitas terapi.
Gejala
Ulkus, bercak merah atau putih, penebalan, perdarahan, nyeri atau baal lidah, sulit menggerakkan lidah, bicara berubah, sulit mengunyah atau menelan, nyeri telinga satu sisi, bau mulut, dan benjolan leher dapat terjadi. Lesi awal bisa kecil dan tidak nyeri.
Risiko dan diagnosis
Tembakau, pinang atau sirih, alkohol, dan kebersihan mulut buruk meningkatkan kanker rongga mulut; HPV terutama terkait kanker pangkal lidah. Dokter gigi atau THT memeriksa mulut dan leher, endoskopi bila perlu, lalu biopsi. CT, MRI, PET-CT, dan tes HPV membantu stadium.
Terapi
Kanker lidah oral sering ditangani operasi dengan rekonstruksi dan evaluasi kelenjar leher, ditambah radioterapi atau kemoterapi berdasarkan stadium dan patologi. Kanker pangkal lidah dapat memakai radioterapi dengan kemoterapi atau operasi terpilih. Tim menjaga kontrol kanker sekaligus bicara dan menelan.
Rehabilitasi
Penilaian gigi sebelum radiasi, terapi menelan dan bicara, nutrisi, latihan rahang, pengelolaan mulut kering, serta berhenti tembakau dan alkohol penting. Jangan menghindari makan sampai berat turun; dietisien dapat menyesuaikan tekstur dan mempertimbangkan selang sementara.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute, NCI — head and neck cancers, NCI — HPV and Cancer. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



