Dua jalur berbeda menuju kanker yang sama
Adenokarsinoma esofagus biasanya berawal dari refluks asam lambung kronis yang berulang kali merusak lapisan bawah kerongkongan, memaksa sel skuamosa normal berubah menjadi sel mirip usus yang lebih tahan asam — kondisi ini disebut Barrett esofagus. Perubahan ini kemudian dapat berlanjut secara bertahap dari sel normal menjadi displasia ringan, displasia berat, lalu kanker invasif, sebuah proses yang disebut sekuens metaplasia-displasia-karsinoma yang berlangsung bertahun-tahun.
Sebaliknya, karsinoma sel skuamosa esofagus umumnya tidak berkaitan dengan refluks, melainkan dipicu paparan berulang zat yang mengiritasi langsung lapisan sel skuamosa, terutama dari rokok dan alkohol. Tren dua tipe ini pun berlawanan arah: di negara Barat termasuk Amerika Serikat, kasus adenokarsinoma terus meningkat sekitar 5-8% per tahun selama beberapa dekade terakhir seiring meningkatnya obesitas dan refluks kronis, sementara kasus karsinoma sel skuamosa justru menurun.
Gejala dan faktor risiko
Nyeri saat menelan, makanan terasa tersangkut, nyeri belakang tulang dada, regurgitasi, batuk atau suara serak, muntah darah, dan anemia dapat terjadi. Barrett akibat refluks, obesitas, merokok, alkohol, minuman sangat panas, akalasia, dan usia meningkatkan risiko dengan pola berbeda menurut tipe.
Diagnosis dan stadium
Endoskopi atas melihat lesi dan mengambil biopsi. Patologi menentukan tipe serta biomarker. EUS menilai kedalaman dan kelenjar; CT atau PET-CT dan kadang bronkoskopi atau laparoskopi menilai penyebaran. Stadium, lokasi, nutrisi, paru, jantung, dan kemampuan operasi menentukan rencana.
Terapi
Lesi sangat dini dapat direseksi endoskopik. Penyakit lokal sering memerlukan esofagektomi dengan kemoterapi atau kemoradiasi sebelum atau sesudahnya; sebagian ditangani kemoradiasi definitif. Penyakit lanjut dapat memakai kemoterapi, terapi target, atau imunoterapi berdasarkan tipe dan biomarker.
Nutrisi dan gejala
Ahli gizi menilai kalori, protein, dan risiko aspirasi sejak awal. Makanan lunak, suplemen, stent, dilatasi, radioterapi, atau selang makan dapat membantu pada situasi tertentu. Jangan memaksa makanan yang tersangkut atau menunda penilaian karena takut memakai selang.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute — diagnosis, NCI — treatment, StatPearls — Esophageal Cancer. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



