Beranda/Infeksi/Infeksi Jamur

Infeksi

Infeksi Jamur

Infeksi jamur berkisar dari kurap, kutu air, kuku, atau kandidiasis hingga infeksi paru dan aliran darah yang mengancam jiwa. Jenis jamur dan lokasi menentukan tes serta obat; antibiotik tidak mengobati jamur dan justru dapat meningkatkan sebagian risiko.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Infeksi Jamur

Mengapa suhu tubuh manusia adalah pertahanan alami terhadap jamur

Sebagian besar spesies jamur di lingkungan tidak dapat bertahan hidup pada suhu tubuh manusia yang hangat (sekitar 37°C), sebuah zona pembatas termal alami yang menjadi lapisan pertahanan pertama tubuh terhadap infeksi jamur bahkan sebelum sistem imun ikut campur. Pertahanan kedua datang dari neutrofil, sel imun yang secara khusus efektif membunuh jamur lewat berbagai mekanisme termasuk membentuk jaring perangkap ekstraseluler yang menjebak dan membunuh sel jamur.

Inilah mengapa infeksi jamur invasif yang mengancam jiwa hampir selalu terjadi pada orang dengan neutropenia (jumlah neutrofil sangat rendah, misalnya akibat kemoterapi) atau kondisi lain yang melemahkan sistem imun — begitu kedua lapisan pertahanan alami ini (suhu tubuh dan neutrofil) tidak lagi efektif, jamur yang biasanya tidak berbahaya bagi orang sehat dapat menembus jauh ke dalam jaringan dan aliran darah. Inilah sebabnya infeksi jamur invasif dianggap kegawatdaruratan pada pasien imunokompromais meski jamur yang sama hanya menyebabkan kurap ringan pada orang dengan sistem imun normal.

Superfisial dan invasif

Dermatofit menyerang kulit, rambut, dan kuku; Candida dapat berlebih di mulut atau vagina. Jamur lingkungan dapat terhirup ke paru. Pasien rawat inap, neutropenia, transplantasi, kanker darah, steroid dosis tinggi, HIV lanjut, atau alat invasif berisiko infeksi invasif.

Infeksi jamur invasif memerlukan terapi cepatKe IGD bila pasien imunokompromais mengalami demam, sesak, batuk darah, nyeri dada, kebingungan, tekanan darah turun, lesi hitam pada hidung atau wajah, atau demam tidak membaik dengan antibiotik.

Jangan menebak dari tampilan

Kurap dapat menyerupai eksim, kandidiasis vagina menyerupai IMS atau vaginosis, dan pneumonia jamur menyerupai TB atau bakteri. Kerokan KOH, kultur, antigen, PCR, pencitraan, atau biopsi dipilih menurut lokasi; kolonisasi tidak selalu perlu diobati.

Antijamur berbeda

Krim azole atau terbinafine, obat oral, dan terapi intravena memiliki spektrum, interaksi, efek hati, ginjal, dan kehamilan berbeda. Steroid kombinasi tanpa diagnosis dapat menyamarkan kurap. Kuku biasanya memerlukan terapi panjang dan konfirmasi sebelum obat oral.

Pencegahan

Jaga lipatan kering, jangan berbagi handuk atau alas kaki, gunakan sandal di kamar mandi umum, kontrol diabetes, dan pakai alat pelindung pada paparan tanah tertentu. Pasien imunokompromais mengikuti anjuran khusus mengenai debu konstruksi, kebun, dan makanan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, Annual Reviews — immunity to invasive fungal diseases. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.