Mengapa suhu tubuh manusia adalah pertahanan alami terhadap jamur
Sebagian besar spesies jamur di lingkungan tidak dapat bertahan hidup pada suhu tubuh manusia yang hangat (sekitar 37°C), sebuah zona pembatas termal alami yang menjadi lapisan pertahanan pertama tubuh terhadap infeksi jamur bahkan sebelum sistem imun ikut campur. Pertahanan kedua datang dari neutrofil, sel imun yang secara khusus efektif membunuh jamur lewat berbagai mekanisme termasuk membentuk jaring perangkap ekstraseluler yang menjebak dan membunuh sel jamur.
Inilah mengapa infeksi jamur invasif yang mengancam jiwa hampir selalu terjadi pada orang dengan neutropenia (jumlah neutrofil sangat rendah, misalnya akibat kemoterapi) atau kondisi lain yang melemahkan sistem imun — begitu kedua lapisan pertahanan alami ini (suhu tubuh dan neutrofil) tidak lagi efektif, jamur yang biasanya tidak berbahaya bagi orang sehat dapat menembus jauh ke dalam jaringan dan aliran darah. Inilah sebabnya infeksi jamur invasif dianggap kegawatdaruratan pada pasien imunokompromais meski jamur yang sama hanya menyebabkan kurap ringan pada orang dengan sistem imun normal.
Superfisial dan invasif
Dermatofit menyerang kulit, rambut, dan kuku; Candida dapat berlebih di mulut atau vagina. Jamur lingkungan dapat terhirup ke paru. Pasien rawat inap, neutropenia, transplantasi, kanker darah, steroid dosis tinggi, HIV lanjut, atau alat invasif berisiko infeksi invasif.
Jangan menebak dari tampilan
Kurap dapat menyerupai eksim, kandidiasis vagina menyerupai IMS atau vaginosis, dan pneumonia jamur menyerupai TB atau bakteri. Kerokan KOH, kultur, antigen, PCR, pencitraan, atau biopsi dipilih menurut lokasi; kolonisasi tidak selalu perlu diobati.
Antijamur berbeda
Krim azole atau terbinafine, obat oral, dan terapi intravena memiliki spektrum, interaksi, efek hati, ginjal, dan kehamilan berbeda. Steroid kombinasi tanpa diagnosis dapat menyamarkan kurap. Kuku biasanya memerlukan terapi panjang dan konfirmasi sebelum obat oral.
Pencegahan
Jaga lipatan kering, jangan berbagi handuk atau alas kaki, gunakan sandal di kamar mandi umum, kontrol diabetes, dan pakai alat pelindung pada paparan tanah tertentu. Pasien imunokompromais mengikuti anjuran khusus mengenai debu konstruksi, kebun, dan makanan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, Annual Reviews — immunity to invasive fungal diseases. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



