Mengapa jamur "jinak" bisa tiba-tiba menyerang
Candida secara normal hidup damai sebagai bagian dari flora tubuh di mulut, usus, dan vagina, dijaga tetap terkendali oleh bakteri baik yang bersaing memperebutkan ruang dan nutrisi serta oleh sistem imun yang sehat. Kandidiasis muncul bukan karena tertular jamur baru dari luar, melainkan karena keseimbangan ini terganggu: antibiotik spektrum luas dapat membunuh bakteri baik yang selama ini menekan pertumbuhan Candida, sementara diabetes tidak terkontrol, kehamilan, atau imunosupresi melemahkan pertahanan tubuh terhadapnya, sehingga Candida yang sudah ada sejak awal tumbuh berlebihan dan mulai menyerang jaringan.
Di permukaan mukosa atau pada alat medis dalam tubuh, sel Candida yang tumbuh berlebihan dapat membentuk biofilm, lapisan pelindung komunitas jamur yang jauh lebih tahan terhadap obat antijamur dibanding sel tunggal yang mengambang bebas. Inilah salah satu alasan mengapa kandidiasis yang berkaitan dengan kateter atau alat medis sering sulit diobati hanya dengan obat antijamur saja tanpa mengangkat sumber biofilmnya, dan mengapa mengatasi kandidiasis sejati memerlukan penanganan faktor pendasar (menyeimbangkan kembali flora, mengendalikan gula darah) selain sekadar membunuh jamurnya.
Bentuk dan gejala
Kandidiasis vagina menyebabkan gatal, nyeri, kemerahan dan cairan, tetapi gejala tidak spesifik. Thrush mulut menimbulkan bercak putih yang dapat dikerok dan nyeri; nyeri menelan dapat menandakan esofagus. Kandidiasis invasif pada pasien rawat inap sering menyebabkan demam dan menggigil menetap.
Faktor risiko
Antibiotik, kehamilan, diabetes tidak terkontrol, steroid inhalasi tanpa berkumur, gigi palsu, HIV atau imunosupresi meningkatkan bentuk mukosa. Kateter vena, ICU, operasi perut, nutrisi parenteral, neutropenia, dialisis, dan bayi prematur meningkatkan bentuk invasif. Kandidiasis vagina bukan biasanya IMS.
Diagnosis
Swab atau mikroskopi membantu membedakan vaginitis Candida dari bacterial vaginosis, trichomoniasis, atau penyakit kulit. Candida tanpa gejala tidak selalu perlu diobati. Infeksi berulang, berat, gagal terapi, atau imunitas lemah memerlukan kultur atau identifikasi spesies dan pemeriksaan faktor dasar.
Terapi
Antijamur topikal, oral, atau intravena dipilih menurut lokasi, spesies, kehamilan, interaksi obat, dan berat penyakit. Fluconazole oral tidak cocok untuk semua kehamilan atau spesies. Jangan memasukkan bahan kaustik atau boric acid tanpa arahan; boric acid beracun bila tertelan dan harus dijauhkan dari anak.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — dasar, CDC — gejala, PMC — Candida albicans and resident microbiota interactions. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



