Mengapa tubuh menghasilkan bunyi 'hik' yang khas
Cegukan terjadi lewat rangkaian saraf yang disebut reflex arc: saraf frenikus dan vagus yang menyarafi diafragma teriritasi (misalnya oleh makan terlalu cepat atau perubahan suhu makanan mendadak), memicu kontraksi tiba-tiba dan tidak disengaja pada diafragma serta otot dada. Sepersekian detik setelahnya, pita suara (glotis) menutup mendadak sebagai refleks—dan penutupan glotis inilah yang menciptakan bunyi 'hik' khas saat udara yang sedang ditarik masuk tiba-tiba terhalang.
Menariknya, mekanisme pasti yang menghubungkan berbagai pemicu cegukan dengan reflex arc ini masih belum sepenuhnya dipahami secara ilmiah, meski jalur sarafnya sendiri (frenikus, vagus, dan pusat di batang otak serta sumsum tulang belakang bagian atas) sudah cukup jelas dipetakan. Ini menjelaskan mengapa cara mengatasi cegukan sangat bervariasi efektivitasnya antarorang—setiap cara rumahan pada dasarnya mencoba 'mengganggu' salah satu titik dalam reflex arc ini, tetapi titik mana yang paling sensitif berbeda-beda pada setiap orang.
Yang dapat dicoba
Minum air dingin perlahan, tahan napas sebentar bila aman, atau tarik lutut ke dada sambil condong ke depan. Cara-cara ini membantu sebagian orang, tetapi tidak ada metode rumahan yang bekerja untuk semua orang.
Kurangi pemicu
Makan terlalu cepat atau terlalu banyak, minuman bersoda, alkohol, makanan sangat pedas, perubahan suhu makanan, stres, dan tertawa dapat memicu cegukan pada sebagian orang.
Hindari cara berisiko
Jangan membuat diri kekurangan napas, menelan benda, meminta orang mengejutkan secara ekstrem, atau memakai obat resep orang lain. Berhenti bila manuver membuat pusing atau nyeri.
Bila menetap
Cegukan lebih dari 48 jam dapat berkaitan dengan obat atau kondisi pada sistem saraf, pencernaan, dada, atau metabolisme. Dokter akan mencari dan mengobati penyebabnya.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, Hiccups: Nerve Irritation or Masquerading as Acute Coronary Syndrome (PMC). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



