Autoimun dan Reumatologi

Penyakit Autoimun

Istilah penyakit autoimun mencakup puluhan kondisi berbeda, bukan satu diagnosis. Ada yang menyerang satu organ dan ada yang sistemik. Gejala seperti lelah dan nyeri sendi umum pada banyak penyakit, sehingga diagnosis memerlukan pola klinis, pemeriksaan organ dan tes yang dipilih secara terarah.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Penyakit Autoimun

Mengapa autoimun terjadi

Kerentanan genetik berinteraksi dengan hormon dan pemicu lingkungan seperti infeksi tertentu, rokok, sinar ultraviolet atau obat pada penyakit tertentu. Sistem imun kehilangan toleransi terhadap bagian tubuh sendiri. Penyakit tidak menular dan bukan akibat pasien kurang menjaga pikiran, tetapi flare dapat dipengaruhi infeksi, stres fisik dan faktor spesifik masing-masing kondisi.

Gejala mengikuti organ

Radang sendi, ruam fotosensitif, mata atau mulut kering, kelemahan otot, diare, kesemutan, perubahan berat badan, haus-kencing berlebih atau keguguran berulang memiliki makna berbeda. Demam dan lelah saja tidak spesifik. Catatan waktu gejala, foto ruam, obat, riwayat keluarga dan pemeriksaan fisik membantu menentukan rujukan ke reumatologi atau spesialis organ.

Gejala organ mendadak memerlukan pertolongan, bukan menunggu kontrol rutinKe IGD untuk sesak atau nyeri dada, kelemahan satu sisi, kejang, bingung, kehilangan penglihatan, urine sangat sedikit, muntah darah, kaki sangat bengkak atau demam saat memakai obat penekan imun. Jangan menghentikan steroid mendadak tanpa arahan.

Tidak ada satu tes universal

Tes darah dasar menilai anemia, radang, liver, ginjal dan urine, lalu antibodi dipilih berdasarkan dugaan penyakit. ANA dapat positif pada orang sehat, infeksi atau obat; hasil positif bukan diagnosis dan hasil negatif tidak menyingkirkan semua autoimun. Imaging, biopsy atau tes fungsi organ kadang diperlukan, dan mengulang panel luas tanpa indikasi dapat menghasilkan false positive.

Terapi dan hidup sehari-hari

Tujuan terapi adalah mengendalikan peradangan, mencegah kerusakan organ dan mempertahankan fungsi. Pilihan meliputi terapi lokal, antiinflamasi, corticosteroid sesingkat mungkin, disease-modifying drugs dan biologic. Sebelum imunosupresi, infeksi dan vaksinasi dinilai. Rencana kehamilan, kontrasepsi, risiko tulang serta pemeriksaan kanker perlu dibahas karena beberapa obat harus diganti jauh sebelum hamil.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIAID — autoimmune diseases, NIAMS — understanding autoimmune diseases. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.