Beranda/Saraf dan Otak/Aneurisma Berry

Otak & Saraf

Aneurisma Berry

Aneurisma berry adalah nama lain aneurisma sakular: kantong bulat berisi darah yang menonjol dari arteri otak. Ini merupakan bentuk aneurisma otak yang paling umum pada orang dewasa.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Aneurisma Berry

Seberapa umum, dan mengapa keputusan menutup aneurisma begitu rumit

Sekitar 1-5% orang dewasa diperkirakan memiliki aneurisma otak, kebanyakan tanpa pernah menyadarinya seumur hidup. Risiko pecah tahunan aneurisma kecil (di bawah 5 mm) di bawah 1%, tetapi angka ini meningkat seiring ukuran dan faktor lain—inilah mengapa dokter tidak serta-merta merekomendasikan tindakan untuk setiap aneurisma yang ditemukan; risiko prosedur penutupan (operasi clipping atau coiling) juga harus ditimbang, karena kedua tindakan itu sendiri membawa risiko nyata pada pembuluh darah otak.

Jika sampai pecah, konsekuensinya sangat berat: perdarahan subaraknoid akibat aneurisma pecah membawa angka kematian dan kecacatan gabungan lebih dari 50%, dengan sekitar 10-30% pasien meninggal bahkan sebelum sempat mencapai rumah sakit. Kontras tajam antara risiko pecah tahunan yang rendah pada aneurisma kecil versus konsekuensi fatal bila benar-benar pecah inilah yang menjelaskan mengapa keputusan memantau versus menindak aneurisma yang belum pecah adalah salah satu keputusan klinis paling rumit dalam neurologi vaskular.

Sering tidak bergejala

Aneurisma kecil yang belum pecah sering ditemukan kebetulan. Aneurisma besar dapat menekan saraf dan menyebabkan nyeri di atas atau belakang mata, pupil membesar, penglihatan ganda, baal, atau kelemahan wajah.

Sakit kepala thunderclapSakit kepala yang mencapai intensitas maksimum dalam hitungan detik atau menit, terutama dengan muntah, kaku leher, pingsan, kejang, atau gejala saraf, membutuhkan ambulans dan IGD segera.

Risiko pecah

Ukuran, lokasi, bentuk, pertumbuhan, tekanan darah, merokok, usia, riwayat keluarga, dan riwayat aneurisma sebelumnya memengaruhi risiko. Tidak semua aneurisma kecil perlu langsung ditutup karena prosedur juga memiliki risiko.

Pemeriksaan

CT angiografi, MR angiografi, atau angiografi kateter menunjukkan lokasi, ukuran, leher, dan bentuk. Bila dicurigai sudah pecah, CT kepala dan kadang pemeriksaan cairan serebrospinal digunakan untuk mencari perdarahan.

Pilihan penanganan

Tim neurovaskular dapat memilih pemantauan, clipping melalui operasi, coiling atau perangkat endovaskular lain. Keputusan mempertimbangkan risiko pecah dibanding risiko tindakan dan preferensi pasien.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NINDS, Cerebral Aneurysm (StatPearls). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.