Beranda/Infeksi/Hantavirus

Infeksi Zoonosis

Hantavirus

Hantavirus adalah keluarga virus dari rodent yang dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS) atau hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS). Penyakit jarang tetapi dapat memburuk cepat dan tidak memiliki terapi antivirus spesifik yang mapan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Hantavirus

Mengapa paru-paru dibanjiri cairan tanpa sel yang mati

Hantavirus menginfeksi sel endotel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah kapiler paru, tetapi anehnya tidak membunuh sel-sel yang diinfeksinya secara langsung — pemeriksaan jaringan paru pasien HPS justru tidak menunjukkan kerusakan sel yang jelas meski virus ditemukan dalam jumlah tinggi. Alih-alih membunuh sel, virus ini memicu sel endotel melepaskan zat kimia peradangan dan mengaktifkan sistem kalikrein-kinin yang melepaskan bradikinin, sebuah zat yang sangat kuat membuat dinding pembuluh darah menjadi "bocor".

Kebocoran inilah, bukan kerusakan sel langsung, yang menyebabkan cairan darah merembes keluar dari pembuluh kapiler paru ke dalam kantong udara, memenuhi paru dengan cairan dan menyebabkan sesak napas berat yang menjadi ciri khas hantavirus pulmonary syndrome. Karena mekanismenya melibatkan respons kimia tubuh sendiri, bukan sekadar jumlah virus, penyakit ini dapat memburuk sangat cepat begitu kebocoran pembuluh dimulai — menjelaskan mengapa gejala pernapasan setelah paparan tikus perlu dianggap darurat meski gejala awal tampak seperti flu biasa.

Paparan rodent

Manusia terutama terpapar saat partikel dari urine, kotoran, atau saliva tikus terhirup ketika sarang atau debu terganggu; gigitan jarang. Jenis Andes tertentu dapat menular antarmanusia, tetapi kebanyakan hantavirus tidak menyebar demikian.

Sesak setelah paparan tikus adalah daruratKe IGD segera bila demam dan nyeri otot diikuti batuk, dada terasa ketat, sesak, pusing atau pingsan, perdarahan, urine berkurang, bengkak, atau kebingungan. Beri tahu petugas tentang paparan rodent sebelum datang.

Gejala awal dan lanjut

Demam, lelah, nyeri otot, sakit kepala, pusing, mual, muntah, diare, atau nyeri perut dapat muncul satu hingga delapan minggu setelah paparan. HPS kemudian menimbulkan batuk dan sesak akibat cairan paru; HFRS dapat menyebabkan perdarahan, syok, dan gagal ginjal.

Diagnosis dan terapi

Segera sebutkan paparan tikus, gudang, rumah kosong, pertanian, atau berkemah. Tes awal sangat dini dapat perlu diulang. Penanganan suportif intensif, oksigen atau ventilasi, pengaturan cairan, tekanan darah, dan kadang dialisis memberi peluang terbaik bila dimulai cepat.

Bersihkan dengan aman

Ventilasi ruangan sebelum masuk, gunakan pelindung sesuai risiko, basahi kotoran dan sarang dengan disinfektan, lalu lap dan buang tertutup. Jangan menyapu atau menyedot debu kering. Tutup celah rumah, simpan makanan rapat, dan kendalikan rodent.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, PMC — endothelial permeability during hantavirus infection. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.