Beranda/Infeksi/Flu Babi dan Influenza Varian

Infeksi Zoonosis

Flu Babi dan Influenza Varian

Flu babi adalah influenza A yang terutama beredar pada babi. Bila virus tersebut ditemukan pada manusia disebut influenza varian, misalnya H1N1v atau H3N2v; ini berbeda dari virus H1N1 2009 yang kini beredar sebagai influenza musiman manusia.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Flu Babi dan Influenza Varian

Mengapa babi disebut "bejana pencampur" virus flu

Sel-sel di saluran napas babi memiliki dua jenis reseptor sekaligus: reseptor yang biasa dipakai virus flu manusia dan reseptor yang biasa dipakai virus flu unggas. Ketika seekor babi terinfeksi virus flu manusia dan virus flu unggas secara bersamaan, kedua virus dapat bertukar potongan materi genetik di dalam sel yang sama (karena genom virus influenza terbagi dalam beberapa segmen terpisah), menghasilkan virus baru hasil campuran yang membawa gen dari kedua sumber — proses inilah yang disebut reassortment atau pergeseran antigenik.

Inilah mengapa babi dijuluki "bejana pencampur" dan mengapa paparan pada peternakan dan pameran babi dipantau ketat: virus hasil campuran baru ini bisa jadi belum pernah dihadapi sistem imun manusia sebelumnya, sehingga berpotensi menyebar lebih luas dan menimbulkan pandemi seperti yang terjadi pada strain H1N1 tahun 2009, yang terbukti merupakan hasil percampuran gen dari virus babi, manusia, dan unggas sekaligus.

Bagaimana manusia terpapar

Kasus manusia paling sering terjadi setelah kontak dekat dengan babi sakit atau lingkungan kandang dan pameran yang terkontaminasi. Penularan antarmanusia terbatas pernah terjadi, tetapi kebanyakan kasus tidak menyebar berkelanjutan.

Gejala setelah kontak babi perlu dilaporkan cepatSegera cari pertolongan bila sesak, nyeri dada, kebingungan, kejang, dehidrasi, atau kondisi memburuk. Hubungi fasilitas lebih dulu dan sebutkan paparan babi agar langkah pencegahan dapat disiapkan.

Gejala dan laporan paparan

Demam, batuk, sakit tenggorokan, pilek, nyeri badan, sakit kepala, lelah, dan kadang muntah atau diare menyerupai flu musiman. Beri tahu dokter secara spesifik tentang kontak babi dalam tujuh hari terakhir agar sampel dan koordinasi kesehatan dapat dilakukan.

Penanganan

Kelompok berisiko atau pasien dengan penyakit berat perlu antiviral segera menurut penilaian klinis. Tes flu rutin dapat mendeteksi influenza A tetapi belum tentu mengenali varian, sehingga laboratorium rujukan mungkin diperlukan. Jangan memberi obat manusia kepada babi atau sebaliknya.

Pencegahan

Cuci tangan sebelum dan sesudah area babi, jangan makan atau minum di kandang, hindari menyentuh wajah, dan jauhi babi sakit. Orang yang berisiko komplikasi flu sebaiknya menghindari babi dan kandang saat ada kejadian. Vaksin musiman penting tetapi belum tentu melindungi dari virus varian.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, PMC — pigs as mixing vessels for influenza. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.