Beranda/Kesehatan Bayi dan Anak/“Flu Tomat”: Demam dan Lepuh pada Anak

Infeksi Anak

“Flu Tomat”: Demam dan Lepuh pada Anak

“Flu tomat” atau “demam tomat” adalah istilah informal yang pernah digunakan untuk demam dengan lepuh kemerahan pada anak. Belum ada bukti mapan bahwa istilah ini mewakili virus influenza atau penyakit baru yang berdiri sendiri.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel “Flu Tomat”: Demam dan Lepuh pada Anak

Jangan mengandalkan nama populer

Gambaran yang diberi label flu tomat sering menyerupai HFMD, tetapi cacar air, impetigo, reaksi obat, dengue, chikungunya, dan infeksi lain dapat tampak tumpang tindih. Diagnosis ditentukan dari pola ruam, lokasi, paparan, perjalanan, dan pemeriksaan anak.

Perawatan awal

Berikan cairan sedikit tetapi sering, istirahat, makanan lunak bila mulut nyeri, dan obat demam sesuai usia. Jangan memecahkan lepuh, mengoleskan bahan keras, memberi aspirin kepada anak, atau menggunakan antibiotik tanpa diagnosis bakteri.

Demam dan ruam bisa merupakan penyakit seriusKe IGD bila ada sulit bernapas, kebingungan, kejang, leher kaku, ruam ungu yang tidak memucat saat ditekan, perdarahan, nyeri perut berat, muntah terus, tidak kencing, atau anak tampak sangat lemah.

Kurangi penularan

Sampai penyebab lebih jelas, terapkan cuci tangan, tidak berbagi gelas dan handuk, membersihkan permukaan, menutup luka, serta menjauhkan anak dari kontak dekat saat demam atau lepuh aktif. Informasikan riwayat perjalanan dan kontak sakit kepada petugas.

Pemeriksaan dapat diperlukan

Dokter dapat menilai hidrasi, pola ruam, mulut, pernapasan, dan tanda infeksi sistemik. Tes dipilih berdasarkan diagnosis banding dan situasi wabah; tidak tersedia tes khusus yang membuktikan suatu virus bernama flu tomat.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — HFMD. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.