Mengapa rotavirus menyebabkan diare sehebat itu
Sebelum vaksin tersedia, anak di AS memiliki peluang 1 dari 70 untuk dirawat inap akibat rotavirus sebelum usia 5 tahun—gambaran betapa besar beban virus ini secara global sebelum program vaksinasi meluas. Rotavirus secara khusus menyerang sel-sel di ujung jonjot usus halus (vili) yang bertugas menyerap nutrisi dan cairan, merusaknya sehingga kemampuan usus menyerap karbohidrat dan cairan terganggu parah.
Yang membuat diarenya begitu hebat, ada beberapa mekanisme yang bekerja sekaligus: sel yang rusak tidak bisa menyerap nutrisi (diare osmotik), virus melepaskan protein NSP4 yang bekerja seperti racun dan secara aktif memicu sekresi cairan berlebih ke dalam usus, serta mengganggu sistem saraf usus yang mengatur pergerakannya. Kombinasi inilah yang menjelaskan mengapa diare rotavirus bisa sangat banyak dan cair dibanding banyak penyebab diare lain, dan mengapa mengganti cairan dengan komposisi yang tepat (oralit, bukan air putih atau jus biasa) menjadi inti penanganannya.
Cegah dehidrasi
Berikan oralit sedikit tetapi sering, terutama setelah setiap BAB cair; lanjutkan ASI dan makanan sesuai toleransi. Jika muntah, tunggu singkat lalu mulai lagi dengan sendok kecil. Air, jus, soda, atau minuman olahraga tidak memiliki komposisi yang tepat untuk mengganti kehilangan berat.
Tanda cairan kurang
Mulut kering, mata cekung, menangis tanpa air mata, popok atau urine berkurang, haus, lemah, rewel, dan mengantuk menandakan dehidrasi. Bayi, anak kecil, lansia, dan orang dengan penyakit lain dapat memburuk lebih cepat.
Perawatan
Tidak ada antivirus khusus. Zinc diberikan pada anak dengan diare sesuai pedoman lokal, dan cairan infus diperlukan pada dehidrasi berat atau gagal minum. Obat antidiare dan antimuntah tidak diberikan sembarang pada anak; darah pada tinja mengarah ke penyebab lain.
Vaksin dan kebersihan
Vaksin rotavirus oral pada bayi sangat efektif mencegah penyakit berat dan harus dimulai serta diselesaikan dalam batas usia program. Cuci tangan, bersihkan permukaan dan mainan, serta jangan menyiapkan makanan saat sakit. Vaksin memiliki risiko intususepsi yang sangat kecil.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, CDC — vaccine, Rotaviruses: From Pathogenesis to Vaccination (Gastroenterology). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



