Gejala dan penularan
Demam, lelah, nafsu makan turun, mual, diare, nyeri perut, urine gelap, dan kuning dapat muncul setelah masa inkubasi sekitar dua hingga enam minggu. Anak kecil sering tanpa gejala tetapi tetap dapat menularkan.
Diagnosis dan perawatan
Gejala tidak dapat membedakan hepatitis A dari hepatitis lain; IgM anti-HAV mengonfirmasi infeksi akut. Tidak ada antivirus khusus. Cairan, nutrisi, dan pemantauan menjadi dasar; obat termasuk parasetamol, jamu, dan alkohol harus dibahas karena hati sedang meradang.
Cegah penyebaran
Cuci tangan dengan sabun setelah toilet, mengganti popok, dan sebelum menyiapkan makanan; gunakan air dan makanan aman serta praktik seks oral-anal yang lebih aman. Orang yang terinfeksi sebaiknya tidak menyiapkan makanan untuk orang lain sesuai arahan kesehatan masyarakat.
Vaksin dan pascapaparan
Vaksin hepatitis A efektif untuk pencegahan. Setelah kontak erat, vaksin dan pada kelompok tertentu imunoglobulin dapat mencegah penyakit bila diberikan segera, idealnya dalam dua minggu; penilaian bergantung usia, imun, hati kronis, dan waktu paparan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



