Hati dan Pencernaan

Hepatitis A

Hepatitis A adalah infeksi hati akut oleh HAV yang menyebar terutama melalui makanan, air, atau tangan yang tercemar tinja dan kontak erat tertentu. Penyakit ini tidak menjadi kronis, tetapi jarang dapat menyebabkan gagal hati akut.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Hepatitis A

Gejala dan penularan

Demam, lelah, nafsu makan turun, mual, diare, nyeri perut, urine gelap, dan kuning dapat muncul setelah masa inkubasi sekitar dua hingga enam minggu. Anak kecil sering tanpa gejala tetapi tetap dapat menularkan.

Diagnosis dan perawatan

Gejala tidak dapat membedakan hepatitis A dari hepatitis lain; IgM anti-HAV mengonfirmasi infeksi akut. Tidak ada antivirus khusus. Cairan, nutrisi, dan pemantauan menjadi dasar; obat termasuk parasetamol, jamu, dan alkohol harus dibahas karena hati sedang meradang.

Hepatitis A jarang menjadi gagal hatiKe IGD bila sangat mengantuk atau bingung, muntah terus, perdarahan, BAB hitam, perut bengkak, hampir tidak kencing, pingsan, atau kuning memburuk cepat, terutama pada lansia atau penyakit hati sebelumnya.

Cegah penyebaran

Cuci tangan dengan sabun setelah toilet, mengganti popok, dan sebelum menyiapkan makanan; gunakan air dan makanan aman serta praktik seks oral-anal yang lebih aman. Orang yang terinfeksi sebaiknya tidak menyiapkan makanan untuk orang lain sesuai arahan kesehatan masyarakat.

Vaksin dan pascapaparan

Vaksin hepatitis A efektif untuk pencegahan. Setelah kontak erat, vaksin dan pada kelompok tertentu imunoglobulin dapat mencegah penyakit bila diberikan segera, idealnya dalam dua minggu; penilaian bergantung usia, imun, hati kronis, dan waktu paparan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.