Penyebab berbeda
Gagal hati akut dapat disebabkan overdosis parasetamol, reaksi obat atau jamu, hepatitis virus, autoimun, gangguan kehamilan, dan penyebab lain. Bentuk kronis sering mengikuti hepatitis B atau C, alkohol, penyakit hati berlemak metabolik, autoimun, atau sumbatan empedu.
Tanda fungsi hati menurun
Kulit dan mata kuning, urine gelap, perut membesar, kaki bengkak, mudah berdarah, gatal, lemah, berat turun, atau kebingungan dapat muncul. Ensefalopati berupa perubahan tidur, perilaku, konsentrasi, hingga koma adalah tanda serius.
Pemeriksaan dan terapi
Dokter menilai waktu timbul, semua obat dan zat, tes fungsi serta pembekuan, darah lengkap, ginjal, virus, autoimun, dan pencitraan. Terapi mengatasi penyebab dan komplikasi; pasien akut berat perlu pusat transplantasi, sedangkan sirosis dekompensasi perlu evaluasi transplantasi sejak dini.
Hindari bahaya tambahan
Jangan minum alkohol, jamu, atau suplemen tanpa persetujuan tim hati. Jangan melebihi dosis parasetamol atau menggabungkan beberapa produk yang mengandungnya. Obat penenang, NSAID, dan diet atau pembatasan cairan harus dibahas karena dapat memperburuk komplikasi tertentu.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK — sirosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



