Pola umum
Rotator cuff sering nyeri di sisi lengan saat mengangkat dan malam; robekan akut dapat menyebabkan lemah setelah trauma. Frozen shoulder membuat gerak aktif dan pasif sama-sama sangat terbatas, terutama rotasi, dan lebih umum pada diabetes. Arthritis memberi kaku dan crepitus. Nyeri dari leher dapat menjalar dengan kesemutan.
Cedera dan nyeri rujukan
Jatuh dapat menyebabkan dislokasi, fracture atau AC separation. Jangan mencoba memasang bahu sendiri. Nyeri bahu kiri atau kanan juga dapat berasal dari serangan jantung, paru, diaphragm atau kandung empedu, terutama bila tidak berubah dengan gerak dan disertai sesak, keringat, mual, batuk atau sakit perut.
Pemeriksaan
Dokter membandingkan gerak aktif-pasif, kekuatan, leher, saraf dan nadi. X-ray membantu trauma dan arthritis; ultrasound atau MRI digunakan bila robekan, massa atau hasilnya akan mengubah terapi. Temuan tendon pada scan juga umum tanpa nyeri, sehingga gambar harus cocok dengan gejala.
Pulihkan gerak dan kekuatan
Hindari aktivitas pemicu berat sementara tetapi jangan mengistirahatkan total. Es atau panas berlapis, parasetamol atau NSAID sesuai keamanan, lalu latihan rentang gerak, scapular control dan rotator cuff bertahap membantu. Fisioterapi, injection atau operasi dipilih berdasarkan diagnosis; injection berulang dapat melemahkan tendon.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada AAOS — rotator cuff injury guidance. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



