Tulang, Sendi, dan Bahu

Nyeri Bahu

Bahu memiliki rentang gerak luas sehingga nyeri dapat berasal dari tendon rotator cuff, bursa, kapsul, sendi, tulang, leher atau organ lain. Banyak keluhan membaik dengan aktivitas yang disesuaikan dan rehabilitasi, tetapi trauma dengan deformitas, hilangnya aliran darah, atau nyeri bahu bersama gejala jantung perlu ditangani cepat.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Nyeri Bahu

Pola umum

Rotator cuff sering nyeri di sisi lengan saat mengangkat dan malam; robekan akut dapat menyebabkan lemah setelah trauma. Frozen shoulder membuat gerak aktif dan pasif sama-sama sangat terbatas, terutama rotasi, dan lebih umum pada diabetes. Arthritis memberi kaku dan crepitus. Nyeri dari leher dapat menjalar dengan kesemutan.

Cedera dan nyeri rujukan

Jatuh dapat menyebabkan dislokasi, fracture atau AC separation. Jangan mencoba memasang bahu sendiri. Nyeri bahu kiri atau kanan juga dapat berasal dari serangan jantung, paru, diaphragm atau kandung empedu, terutama bila tidak berubah dengan gerak dan disertai sesak, keringat, mual, batuk atau sakit perut.

Deformitas atau nyeri bahu dengan gejala jantung adalah daruratKe IGD bila bahu berubah bentuk, tulang tampak, tangan dingin-pucat-biru, baal atau lemah mendadak, bengkak cepat, atau sendi panas-merah dengan demam. Panggil ambulans bila nyeri bahu disertai tekanan dada, sesak, keringat dingin, mual atau pingsan.

Pemeriksaan

Dokter membandingkan gerak aktif-pasif, kekuatan, leher, saraf dan nadi. X-ray membantu trauma dan arthritis; ultrasound atau MRI digunakan bila robekan, massa atau hasilnya akan mengubah terapi. Temuan tendon pada scan juga umum tanpa nyeri, sehingga gambar harus cocok dengan gejala.

Pulihkan gerak dan kekuatan

Hindari aktivitas pemicu berat sementara tetapi jangan mengistirahatkan total. Es atau panas berlapis, parasetamol atau NSAID sesuai keamanan, lalu latihan rentang gerak, scapular control dan rotator cuff bertahap membantu. Fisioterapi, injection atau operasi dipilih berdasarkan diagnosis; injection berulang dapat melemahkan tendon.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada AAOS — rotator cuff injury guidance. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.