Beranda/Tulang, Otot, dan Sendi/Myasthenia Gravis: Gejala dan Diagnosis

Saraf dan Otot

Myasthenia Gravis: Gejala dan Diagnosis

Myasthenia gravis adalah penyakit autoimun pada sambungan saraf dan otot. Kelemahan berfluktuasi, sering memburuk setelah otot digunakan dan membaik setelah istirahat. Mata dapat terkena sendiri atau gejala menyebar ke wajah, tenggorokan, leher, anggota, dan otot napas. Sensasi biasanya tetap normal.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Myasthenia Gravis: Gejala dan Diagnosis

Pola kelemahan

Kelopak turun dan penglihatan ganda sering menjadi tanda awal. Suara dapat sengau atau melemah, senyum berubah, rahang lelah saat mengunyah, makanan tersangkut, kepala sulit tegak, dan lengan atau paha melemah. Panas, infeksi, kurang tidur, operasi, stres fisik, menstruasi, dan obat tertentu dapat memperburuk.

Diagnosis

Pemeriksaan neurologis menguji kelemahan yang mudah lelah. Darah mencari antibodi AChR, MuSK, atau LRP4; hasil negatif tidak selalu menyingkirkan. Repetitive nerve stimulation atau single-fiber EMG menilai transmisi saraf-otot. CT atau MRI dada mencari thymoma, dan fungsi napas diukur bila gejala bulbar atau napas.

Sesak atau sulit menelan pada myasthenia adalah keadaan daruratKe IGD bila napas pendek saat diam atau berbaring, tidak mampu menghitung atau mengucapkan kalimat penuh, batuk lemah, tersedak air liur, suara cepat menghilang, kepala jatuh, atau kelemahan memburuk cepat. Jangan menunggu bibir membiru.

Kondisi yang menyerupai

Penyakit tiroid mata, gangguan saraf kranial, botulisme, Lambert-Eaton syndrome, penyakit otot, stroke batang otak, dan efek obat dapat meniru. Tes es atau respons obat tertentu dapat memberi petunjuk pada mata, tetapi diagnosis tidak boleh hanya berdasarkan respons. Kelemahan mendadak satu sisi bukan pola khas dan harus dinilai sebagai stroke.

Krisis myasthenic

Kelemahan otot napas atau menelan dapat berkembang menjadi gagal napas. Saturasi oksigen dapat tetap tampak normal sampai terlambat, sehingga kemampuan bicara, batuk, menelan, kapasitas vital, dan kekuatan inspirasi lebih informatif. Krisis membutuhkan ICU, dukungan napas, IVIG atau plasma exchange, serta terapi pemicu.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NINDS — myasthenia gravis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.