Dada, Otot, dan Sendi

Kostokondritis

Kostokondritis adalah peradangan atau iritasi di sambungan tulang rusuk dengan tulang dada. Nyeri biasanya terlokalisasi, tajam atau pegal, memburuk saat menekan area, memutar tubuh, mengangkat, batuk, atau menarik napas dalam. Namun nyeri tekan tidak sendirian membuktikan bahwa jantung dan paru aman.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Kostokondritis

Diagnosis setelah menilai bahaya

Dokter menanyakan pola, aktivitas, cedera, infeksi, risiko jantung dan bekuan lalu memeriksa dada, jantung, paru, dan kulit. EKG, troponin, rontgen, atau tes lain digunakan sesuai risiko untuk menyingkirkan serangan jantung, emboli paru, pneumotoraks, pneumonia, fraktur, refluks, atau herpes zoster.

Pemicu dan perbedaan

Batuk berkepanjangan, olahraga, angkat berat, gerakan berulang, atau cedera dapat memicu, tetapi sering tidak ada sebab jelas. Kostokondritis biasanya tanpa bengkak; Tietze syndrome lebih jarang dan disertai pembengkakan satu sambungan. Infeksi sendi rusuk jarang tetapi serius.

Jangan menganggap nyeri dada sebagai kostokondritis tanpa penilaianHubungi layanan darurat bila dada terasa berat atau tertekan, nyeri menjalar ke lengan, rahang atau punggung, berlangsung lebih dari 15 menit, atau disertai sesak, keringat dingin, mual, pingsan, batuk darah, denyut cepat, atau satu tungkai bengkak.

Perawatan

Kurangi sementara gerakan pemicu tanpa bed rest berkepanjangan, gunakan panas atau dingin, dan lakukan peregangan lembut setelah nyeri mereda. Paracetamol atau obat antiinflamasi dapat membantu bila aman untuk lambung, ginjal, tekanan darah, kehamilan, dan obat lain. Gel topikal mengurangi paparan sistemik.

Bila menetap

Gejala dapat berlangsung minggu hingga bulan dan kambuh. Fisioterapi, koreksi ergonomi, evaluasi punggung atau bahu, serta suntikan anestetik atau steroid jarang digunakan untuk nyeri terpilih. Nyeri yang berubah pola, muncul saat aktivitas, atau tidak membaik perlu dinilai ulang.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.